Polyphia, sebuah unit metal progresif instrumental asal Dallas, Texas AS, dijadwalkan bakal tampil di Bandung, Indonesia, pada 28 Mei 2017 mendatang. Band yang dihuni formasi Timothy Henson (gitar), Scott LePage (gitar), Clay Gober (bass) dan Clay Aeschliman (dram) tersebut akan menyuguhkan show istimewa sebagai bagian dari paket “2017 Ibanez Guitar Clinic Tour” yang digelar oleh Ibanez Indonesia di Caviar Bar & Grill. Di acara yang juga bakal menghadirkan penampilan dari gitaris Aria Baron, Balum (Alone At Last), Nico (Ballerina) dan Ivan Devota tersebut akan dimulai pada pukul 15.00 WIB dan tanpa dipungut bayaran.

Sebelum ke Bandung, Polyphia juga mengunjungi negara Asia lainnya seperti Hong Kong, beberapa kota di Cina, Taiwan, Filipina, Thailand dan Singapura, yang berlangsung sejak 18 Mei 2017 lalu.
Polyphia yang terbentuk pada 2010 lalu mulai berhasil menarik perhatian luas dari khalayak metal setelah meluncurkan video permainan gitar sepanjang lagu yang berjudul “Impassion” – salah satu trek dari album mini (EP) mereka yang berjudul “Inspire” – yang lantas menjadi viral di YouTube. Sejak itu, popularitasnya lantas meroket dan mendapat banyak kesempatan tampil sepanggung dengan para jagoan metal progresif masa kini seperti Periphery, Between the Buried and Me serta August Burns Red.
Para personel Polyphia sendiri menyebut inspirasi musik mereka berasal dari berbagai genre. Mereka mengawali karirnya dengan konsep musik yang heavy dan berorientasi shred, namun belakangan bergeser ke komposisi yang lebih melodik.
Sejauh ini Polyphia sudah merilis karya rekaman album bertajuk “Inspire” (EP-2013), “Muse” (2014/2015) dan “Renaissance” (2016), dimana di beberapa lagunya menghadirkan gitaris tamu seperti Jason Richardson (Chelsea Grin, Born of Osiris, All Shall Perish), Aaron Marshall (Intervals) hingga Nick Johnston. (MK02)
.