Rock Bhinneka Tunggal Ika ala JIMMY THE BANDIT

Lewat akun Soundcloud resminya, kuintet rock pendatang baru asal Jakarta, Jimmy The Bandit telah resmi memperkenalkan single perdananya yang bertajuk “Run And Hide”. Single tersebut menjadi nomor pembuka sebelum merilis album debutnya yang rencana bakal rilis dalam waktu dekat ini.

Saat menggarap “Run And Hide”, formasi Reza Alqadri (vokal), Idham Adrian (gitar), Vareza Mirza (gitar), Alfat Kausar (bass) dan Hendry Irawan (dram) berkolaborasi dengan I Gusti Vikranta (Viki), penggebuk dram Kelompok Penerbang Roket yang berperan sebagai produser. Mereka mengaduk adonan single tersebut di Palmhouse studio.

Nuansa garage rock sangat kental membalut lagu tersebut, yang dipadukan dengan lirik yang berceritakan tentang suatu pengejaran dalam kehidupan, atau bisa diinterpretasikan sebagai kehidupan seseorang yang dikejar oleh berbagai sisi kehidupan, ketakutan, pekerjaan, hingga idealisme.

“Lagu ini juga bisa untuk menyadarkan orang-orang kalau ada kekuatan lain yang lebih besar dari kita dan mereka ingin menguasai kita, mengawasi setiap gerak-gerik kita dan selalu menjadi alasan setiap kejadian,” ujar Reza.

Sedangkan Alfat mengungkapkan bahwa lagu “Run And Hide” juga dirilis sebagai bentuk ketakutan atas pemikiran yang sulit untuk dikendalikan, layaknya paranoid atau pun berhalusinasi.

Jimmy The Bandit sendiri sudah memulai pengerjaan album debutnya selama kurang lebih setahun, digarap sangat serius dan detail, baik di lini tata suara maupun visual sampul album. Rencananya, album tersebut bakal dirilis via label rekaman Walrus Records dalam format cakram padat (CD) dan digital.

“Pengalaman saat mengerjakan album ini bersama Viki itu seru banget! Saran-saran yang dia kasih membantu menambah referensi kami. Selain ia adalah sosok yang detail,Viki juga bisa menyalurkan ide para personel Jimmy The Bandit dalam segi tata suara dan karakteristik,” ungkap Idham puas.

Untuk mewujudkan komposisi-komposisi seru yang termuat di albumnya, Jimmy The Bandit banyak menterap inspirasi dari band-band rock era ‘70an hingga awal 2000an seperti The Who, The Kinks, The Vines, Jet hingga Sonic Youth.

“(Tapi) Nggak pure rock yang kami kasih. Ada beberapa dancing rock ala-ala Franz Ferdinand. Ada juga noise-noise ala Sonic Youth, bercampur jadi satu, kayak ideologi negara kita, Bhinneka Tunggal Ika,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS.

Jimmy The Bandit sendiri terbentuk pada 2010, dimana kiprahnya dimulai oleh Idham dan Reza, yang kemudian mengajak Vareza bergabung. (MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *