“Modern Primitive” Dirilis Ulang STEVE VAI Sebagai Rangkaian “Secret Jewel Box”

“Modern Primitive”, album karya gitaris rock virtuoso Steve Vai dari era awal ‘80an yang tadinya menjadi bonus di perilisan khusus peringatan 25 tahun album “Passion And Warfare” pada Juni 2016 lalu, kini diedarkan terpisah oleh Favored Nations Entertainment, label independen yang didirikan Steve Vai pada 1999 silam.

Rencananya, “Modern Primitive” mulai diedarkan dalam jumlah terbatas pada 7 Juli 2017 mendatang sebagai bagian dari rangkaian “Secret Jewel Box”, sebuah proyek box set yang memuat 10 album khusus berformat cakram padat (CD) yang dirilis satu per satu, berisi karya-karya langka Steve dari berbagai proyek rekaman di luar album-album solonya.

Sejak perilisannya dimulai pada Desember 2001 silam, gitaris asal Amerika Serikat tersebut sudah meluncurkan enam album, yakni “The Elusive Light and Sound, Volume 1”, “Alcatrazz – Disturbing the Peace”, “Frank Zappa Original Recordings; Steve Vai (Archives, Vol. 2)”, “Mystery Tracks (Archives Vol. 3)”, “Various Artists (Archives Vol. 4)” dan “Vai: Piano Reductions, Vol. 1”. Dan “Modern Primitive” bakal menjadi cicilan ketujuh untuk boxset tersebut.

Materi lagu yang termuat di “Modern Primitive” direkam Steve Vai bersama bandnya, The Classified pada awal ‘80an, yang diperkuat formasi Tommy Mars (kibord), Chris Frazier (dram), Stu Hamm (bass) dan Sue Mathis (vokal/kibord). Tepatnya digarap setelah perilisan album solo debutnya, “Flex-Able” (1983) dan sebelum proses penulisan album solo “Passion And Warfare” (1990) yang membuat nama Steve Vai melejit ke peringkat elit gitaris rock dunia era itu.

“Musik di ‘Modern Primitive’ ditulis dan direkam tanpa ekspektasi apa-apa untuk ke depannya,” ungkap Steve via press release. “Sejauh ini menjadi album terfavorit yang pernah saya buat.”

Steve Vai memulai karirnya pada 1978, saat masih berusia 18 sebagai pembuat transkrip musik untuk Frank Zappa, lalu bergabung di band musisi avant-garde tersebut pada periode 1980 – 1983. Setelah itu, Steve memulai karir solo dan sejauh ini telah merilis delapan album solo. Satu di antaranya adalah “Passion And Warfare” yang memuat komposisi instrumental abadi, “For the Love of God”. Di luar karir solonya, Steve juga tercatat pernah tergabung di band Alcatrazz, David Lee Roth serta Whitesnake. Angka penjualan keseluruhan album solonya sudah mencapai angka lebih dari 15 juta keping di seluruh dunia dan sempat menghasilkan tiga penghargaan Grammy serta 15 nominasi. Steve Vai pernah tampil di Jakarta sebanyak tiga kali, yakni klinik gitar di Hard Rock Cafe (1996), konser di Tennis Indoor Senayan pada 22 Juli 2013 dan sebagai bagian dari rombongan Generation Axe yang menggelar konser di Econvention Ancol, 21 April 2017. (MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *