Semakin banyak album monumental yang dirilis ulang untuk merayakan hari jadi perilisannya. Kali ini, giliran “Core”, album debut milik band alternative rock/grunge Stone Temple Pilots, yang antara lain melejitkan single “Sex Type Thing”, “Plush”, “Wicked Garden” dan “Creep”. Pada 29 September 2017 mendatang, label Rhino Records bakal memproduksi ulang album yang pernah berhasil mendapatkan penghargaan Grammy untuk kategori “Best Hard Rock Performance” (1994) tersebut, tepat di usia 25 tahun perilisannya.

Di kemasan baru yang diberi judul “Core: Super Deluxe Edition”, pihak label menyuguhkan format cakram padat (CD) ganda dengan mutu suara remastered. Keping pertama memuat lagu-lagu dari album asli, sementara kepingan satunya lagi menyodorkan materi-materi demo yang belum pernah dirilis, rekaman penampilan live serta termasuk rekaman penampilan Stone Temple Pilots di acara “MTV Unplugged”.
Lebih jauh mengenai CD bonus tersebut, empat lagu demo di antaranya merupakan rekaman awal Stone Temple Pilots saat masih menggunakan Mighty Joe Young, nama yang mereka kibarkan pada periode 1987 hingga 1990. Salah satunya ada lagu “Only Dying”, yang tadinya disiapkan sebagai lagu soundtrack film “The Crow” (1994). Namun rencana tersebut gagal karena produksi filmnya sendiri dibatalkan setelah bintang utamanya, Brandon Lee meninggal dunia saat pengambilan gambar. Demo lainnya, adalah versi jazzy-swing lagu “Sex Type Thing” serta versi akustik lagu “Plush” yang direkam untuk program acara “Headbanger’s Ball” di MTV.
Di keseluruhan kemasan “Core: Super Deluxe Edition”, disertakan pula sisipan album “Core” dalam format piringan hitam (vinyl) serta DVD dengan kualitas suara 5.1 Surround Sound Mix. Paket mewah namun hemat ini hanya akan diproduksi sebanyak 15 ribu unit di seluruh dunia. Tapi untuk penggemar Stone Temple Pilots yang ingin menikmati lagu-lagu tersebut di perangkat digital, pihak Rhino juga akan menyediakan materi download serta streaming.
Ada lagi penawaran menarik jika memesan bundelan “Core: Super Deluxe Editon” tersebut via situs resmi mereka, stonetemplepilots.com, maka akan disertakan pula bonus lainnya berupa sebuah piringan hitam berukuran 7 inchi yang memuat single “Plush”, yang merupakan versi replika dari rilisan asli di Inggris pada 1993 silam. Nah, paket ini pun sangat terbatas, hanya tersedia sebanyak 1000 buah.
Stone Temple Pilots (sometimes abbreviated as STP) are an American rock band from San Diego, California, that originally consisted of Scott Weiland (lead vocals), brothers Dean (guitar) and Robert DeLeo (bass, backing vocals), and Eric Kretz (drums). Since the band’s formation in 1986, its line-up remained unchanged until the firing of Weiland in 2013, who was replaced by Linkin Park vocalist Chester Bennington.[5] In 2015, Bennington left the band to focus solely on Linkin Park.[6][7] On December 3, 2015, Weiland was found dead on his tour bus before a performance with his band The Wildabouts, and Bennington committed suicide two years later, in July 2017.[8] In 2016, the band launched an online audition for a new lead vocalist.[9]
Setelah terbentuk pada 1986 dengan nama Mighty Joe Young, tak lama Scott Weiland (vokal), Dean DeLeo (gitar), Robert DeLeo (bass) dan Eric Kretz (dram) langsung mendapatkan kotrak rekaman dengan label Atlantic Records dan lantas mengganti namanya menjadi Stone Temple Pilots. Setelah “Core”, berturut-turut mereka merilis album “Purple” (1994), “Tiny Music… Songs from the Vatican Gift Shop” (1996), “No. 4” (1999), “Shangri-La Dee Da” (2001) dan “Stone Temple Pilots” (2010). Tiga tahun kemudian, Scott Weiland dipecat, dan personel yang tersisa sempat sempat melanjutkan karir Stone temple Pilots dengan Chester Bennington (Linkin Park) di posisi vokal. Formasi ini sempat menghasilkan album mini (EP) bertajuk “High Rise” (2013).
Pada 3 Desember 2015, Scott Weiland meninggal dunia akibat overdosis penggunaan narkoba. Penggantinya, Chester Bennington yang mengundurkan diri dari Stone Temple Pilots pada 9 November 2015, juga telah meninggal dunia bunuh diri pada 20 Juli 2017 lalu. (MK03)
Kredit foto: Chris Cuffaro (Atlantic)
.