“KOIL: FALLEN GODS”, Berfantasi Aksi bersama KOIL

Tepat setahun setelah memperkenalkan komik “KOIL: Dragonian Warriors”, unit industrial rock KOIL kembali menerbitkan edisi berikutnya. Masih bekerja sama dengan KillerKomik, band asal Bandung tersebut telah menerbitkan sekuel bertajuk “KOIL: Fallen Gods” di ajang PopCon Asia yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 5-6 Agustus 2017 lalu. “KOIL: Fallen Gods” sendiri mengambil setting waktu sebelum kejadian pada buku pertama.

“Kami nggak pengen komiknya berhenti di satu edisi aja. Tujuannya untuk melestarikan komik penuh aksi yang banyak adegan berantem dan ledakan-ledakan macam film (aktor senior) Barry Prima,” seru Aryo ‘Otong’ Verdijantoro, vokalis KOIL semangat. “Komik kedua ini menampilkan tokoh robot ala-ala robot Jepang idola masa kecil kami sehingga lebih nostalgia gitu kesannya dan more action packed.”

Dunia masa depan yang telah mengalami kehancuran parah setelah perang besar menjadi latar belakang cerita dan universe dari KOIL versi komik, dimana manusia bertahan dalam bentuk koloni-koloni yang selalu terancam oleh keberadaan orang-orang jahat dan monster-monster raksasa. Di sini, KOIL sendiri dikenal sebagai Prajurit Naga yang merupakan sekelompok pengembara yang memiliki kekuatan masing-masing; Leon Ray Legoh (dram) adalah seorang Beast Master yang pandai menjinakkan makhluk-makhluk ganas, Adam ‘Vladvamp’ Joswara (bassis) adalah seorang pakar teknologi, Donnijantoro (gitaris) adalah ahli strategi dan persenjataan sedangkan Otong (vokal) adalah pemimpin mereka dan juga yang terkuat di antara yang lain.

“Sebuah kota diambil alih oleh sekelompok orang misterius yang konon kabarnya adalah Prajurit Naga. Di komik ini, KOIL berhadapan dengan monster raksasa dan musuh yang tidak diduga sebelumnya,” ulas Patra Aditia, komikus yang menggarap ilustrasi serta cerita di “KOIL: Fallen Gods”.

Untuk mewujudkan komik tersebut, KillerKomik juga bekerja sama dengan Indra Arista (co-writer), Yohan Alexander (background artist), Anky Prasetya (co-writer) dan Arif Prianto, seorang colorist profesional dan berpengalaman menangani proyek komik dari Image Comics (Witchblade), Marvel Comics (Hulk) dan DC Comics (Deathstroke). Disamping mereka, KOIL selaku produser eksekutif juga melibatkan ilustrator-ilustrator tamu, seperti Bang Bez, Ganesworo, Erfan Fajar (kreator Manungsa, Arigato Macaroni) serta Rhoald Marcellius, kreator Rokki, Carpe Diem dan salah satu komikus Indonesia yang mengerjakan komik untuk Marvel Comics.

Jika ingin menyicipi komik “KOIL: Fallen Gods” ini, Chapter 1 dari komik edisi pertamanya dapat dibaca secara online di Kosmik.id. (MK02)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
moose
Read More

MOOSE: Black Metal Atmosferik dan Melankolis

Lewat lagu debut “Valley of Whispers”, Moose menangkap kondisi mental yang terjebak dalam spiral pesimisme, dalam balutan black metal yang gelap dan melankolis.
morgia
Read More

MORGIA: Formasi Bertiga, Makin Eksperimental

Usai melewati masa krisis formasi, kini Morgia kembali menggeliat dengan meluncurkan lagu rilisan tunggal terbaru, yang lebih gelap, mekanis dan imersif.