Unit death metal asal Surabaya, Wafat siap melontarkan album penuh keempatnya dalam waktu dekat. Tindak lanjut album “Exhausted Soul” yang dirilis enam tahun silam ini sekaligus menandai kokohnya eksistensi mereka di semesta metal Tanah Air selama 21 tahun.
Wafat belum mau membocorkan judul album yang proses pengerjaannya sudah memasuki setengah jalan ini. Tapi dramer Bangkit Al Azhar mengatakan, tema lirik yang dipaparkan Wafat mengalami pergeseran jika dibandingkan dengan album-album mereka sebelumnya dan band death metal pada umumnya.
“Biasanya lirik-lirik band death metal itu kan penuh darah, gore gitu… serem. Kali ini kami ambil tema lebih ke sosial. Ya, mungkin kehidupan kami sehàri-hari dalam berinteraksi yang tanpa disadari dengan orang-orang di sekeliling dan lingkungan. Tapi pasti dengan konotasi dan hiperbola anak death metal,” ungkapnya kepada MUSIKERAS, sambil tertawa
Bangkit melanjutkan, pergeseran tema lirik ini bukan karena mereka bosan dengan hal-hal yang berbau menyeramkan. Tapi karena berdasarkan kesepakatan bersama dan tampak terasa lebih mudah saat menyusun kata-kata lantaran setiap kisah tervisualisasi dalam kehidupan sehari-hari. “Tetap serem sih udah pasti. Karena itu ciri khas anak death metal.”
Suffocation masih menjadi kiblat utama Wafat dalam menyusun komposisi musik. Dengan tambahan berbagai elemen dari band-band seperti Dying Fetus dan Dyscarnate. Kendati begitu, Bangkit dan personel lainnya tetap menonjolkan karakter musik Wafat yang telah menjadi merk dagang mereka di setiap karya rekamnya. “Meskipun pada prosesnya selama 21 tahun ini agak melenceng dari death metal ala Suffocation, tapi kami tetap punya pakem dan pattern sendiri.”
Rencananya, album ini bakal bermuatan 10 trek. Dengan rincian; delapan trek lagu bervokal dan dua trek yang terdiri dari intro dan outro. Jika tidak aral melintang, seluruh lagu ini bakal dilontarkan kepada khalayak metal Tanah Air pada Desember 2017. Atau bertepatan dengan hari jadi Wafat. “Setiap tahun kami selalu bikin acara anniversary. Jadi, ini adalah tahun ke-21 Wafat dan kalau tidak ada halangan akan rilis album juga,” tukas Bangkit semangat.
Berbeda dibanding dua album sebelumnya; “Surga Itu Gelap” (2009) dan “Exhausted Soul” (2011) yang dirilis via salah satu label rekaman besar Surabaya, album keempat nanti akan kembali dirilis secara independen seperti saat Wafat pertama kali merintis karir metalnya di tahun 1996. Rencananya, album tersebut bakal dijual dalam format fisik (CD) dan digital. (Riki)
.