Dalam sebuah band, perbedaan latar belakang selera musik para personelnya bisa menjadi kendala besar dalam berkarya. Understatement, sebuah unit cadas asal Condet, Jakarta Timur juga sempat mengalami masalah itu. Para personelnya, yakni Fikar Oktaviano (vokal), Agil Asyathiri (gitar), Satria Fadlurrohman (gitar), Azhar Bayu Aji (bass) dan Tubagus Edu Fardhu Pamudji (dram) harus bekerja keras untuk menyatukannya.
Namun dalam menjalani proses kreativitas selama kurang lebih setahun menggarap rekaman album mini (EP) pertamanya, “Feeling” yang telah dirilis pada April 2018 lalu, Understatement justru berhasil meracik formula musikal yang lebar. Dari lima lagu yang dibuat di Pureless Records, studio milik Agil, Understatement berhasil melebur berbagai elemen seperti melodic hardcore, post hardcore, hardcore bahkan djent di beberapa lagu.

“Apa yang kami kerjakan tentu ada sisi dimana kami memiliki kendala dalam menemukan dan menentukan karakter sound musik kami. Kami harus menyampurkan (berbagai pengaruh tiap personel) hingga mendapatkan hasil yang kami rasa cukup untuk mewakili karakter musik yang kami suka,” ulas pihak band kepada MUSIKERAS, menerangkan.
Pada akhirnya, lanjut Understatement, mereka berhasil membuat terobosan baru di skena musik ‘bawah tanah’, dimana selera masing-masing personel yang menyukai sub–genre hardcore, djent, deathcore hingga punk menuntun mereka untuk mendengarkan referensi yang dianggap sejalan dengan kebutuhan musik Understatement.
“Kami mencari pengaruh band yang kami kira cocok dan adil di antara semua personel, seperti Napoleon, The Afterimage atau Conveyer. Bahkan untuk lagu ‘Skeptic’, kami terinsipirasi dari karakter vokal band Being As An Ocean. Kelebihan musik kami easy listening, dimana kami menyampurkan vokal clean yang lebih dominan, permainan gitar melodik, ketukan dram berkarakter hardcore/punk serta breakdown yang membuat kita kembali pada masa post-hardcore era 2010an.”
Understatement sendiri – yang mengambil referensi namanya dari salah satu judul lagu milik New Found Glory – baru terbentuk pada akhir 2016 lalu. Awalnya sempat diperkuat formasi Fikar, Agil, Satria, Edu dan bassis Amru Febifauzan. Namun pada 2017, Edu tak dapat melanjutkan keterlibatannya di Understatement dan lantas digantikan oleh Azhar. Formasi ini lalu menggarap “Feelings” secara mandiri, mulai dari musik, lirik hingga eksekusi rekaman. Di salah satu lagunya yang bertajuk “Bipolar”, Understatement melibatkan vokal Pras dari Crows As Divine. “Feelings” kini bisa didengarkan di kanal Bandcamp atau berbagai gerai digital seperti Spotify, Joox, Apple Music dan sebagainya. (Mdy/MK02)
.