WESTLAND Lontarkan “Keterpurukan” dengan Rapcore

Tiga unsur sub-genre dalam musik, seperti hardcore, rapcore dan hip hop disatukan oleh band ini, Westland menjadi satu dalam komposisi lagu bertajuk “Keterpurukan”. Peleburan itu dilakukan demi mengakomodasi genre yang disukai para personelnya.

“Yang menarik dari genre hardcore, rapcore dan hip hop ini, bagi kami, adalah karena memiliki beat yang cepat, keras, dan penampakan pesan lirik kami mudah tersampaikan dan enak untuk ber-moshpit dan sing along atau pun bisa sedikit memberi semangat. Bagi kami genre ini ada spirit,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, memperjelas.

Proses rekaman “Keterpurukan” digarap Westland di Red Studio, di Bandung pada Juni 2018 lalu. Penggarapannya cukup menghabiskan banyak waktu, mulai dari pembuatan lirik yang beberapa kali mengalami perombakan. “Dari aransenmen pun kami cukup makan banyak waktu dan pikiran hingga dibuat simple dan enak didengar oleh khalayak. Lalu saat rekaman pun, mengumpulkan semua personil sangat sulit karena masing-masing memiliki pekerjaan dan waktu yang berbeda,” urai Westland lebih lanjut.

Westland sendiri terbentuk di Bandung pada 18 Januari 2018. Masih sangat belia. Namun para personelnya bukan wajah-wajah asing di skena hardcore. Mereka sudah belasan tahun berkecimpung di ranah musik keras, yang merupakan hasil perombakan dari beberapa band, seperti gitaris Risnan a.k.a Grey yang sebelumnya menghuni band Young and Locost, lalu vokalis Ebol (Nothing New/Young and Locost), dramer Reiza Hanggara a.k.a Ezot (West Side Hoods) dan bassis Massadam (Blood Out/Something to Prove/Haviour).

Datang dari band yang berbeda-beda memberi keuntungan tersendiri buat Westland. Dibanding saat masih bermukim di band masing-masing, kini tiap personelnya merasa memiliki lebih banyak karakter. “Instrumen tidak monoton, dibuat simpel dan easy listening,  dan semangatnya pun lebih dari sebelumnya.”

Setelah single “Keterpurukan”, Westland rencananya bakal memulai penggarapan album mini (EP). Bahkan jika cukup waktu dan materi, mereka sangat ingin mewujudkan pembuatan album penuh. “Mungkin paling cepat, kami akan merilis EP tahun depan.” (aug/MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.