Panggung rock dunia dihadiri bintang baru. Ya, Greta Van Fleet, yang menerjang ibarat titisan Led Zeppelin dan telah menjadi buah bibir di mana-mana. Dan kini, kiprah band asal Michigan, AS yang baru terbentuk pada 2012 silam tersebut telah menembus panggung Grammy Awards. Di perayaan pemberian penghargaan insan musik bergengsi di Amerika Serikat tersebut, Greta Van Fleet mendominasi deretan nominasi.
Di kategori “Best Rock Song”, lewat lagu “Black Smoke Rising”, band yang dihuni saudara kembar Jake (gitar) dan Josh Kiszka (vokal), lalu adiknya, Sam Kiszka (bass/kibord) serta sahabatnya, Danny Wagner (dram) tersebut bersaing dengan Twenty One Pilots (“Jumpsuit”), Bring Me the Horizon (“Mantra”), St. Vincent (“Masseduction”) dan Ghost (“Rats”).
Lalu di kategori “Best Rock Album”, nama Greta Van Fleet kembali menghadang. Mereka terpilih berkat album mini kedua (EP), “From the Fires” dan mengancam pesaing lainnya seperti Alice In Chains (“Rainier Fog”), Fall Out Boy (“Mania”), Ghost (“Prequelle”) dan Weezer (“Pacific Daydream”).
Satu kategori lagi yang juga dihantui kehadiran Greta Van Fleet adalah “Best Rock Performance”. Lagu mereka “Highway Tune” dari EP debut bertajuk “Black Smoke Rising” akan menjadi ancaman serius bagi nominator lainnya seperti Arctic Monkeys (“Four Out of Five”), Fever 333 (“Made An America”), Halestorm (“Uncomfortable”) serta mendiang Chris Cornell (“When Bad Does Good”).
Penyelenggaraan Grammy Awards yang telah memasuki usia ke-61 itu sendiri bakal berlangsung pada 10 Februari 2019 di The Staples Center, Los Angeles. Oh ya, untuk kategori musik cadas lainnya, ada juga nama Between the Buried and Me, Deafheaven, High On Fire, Trivium dan Underoath yang akan memperebutkan trofi “Best Metal Performance”. Seluruh peserta kategori merupakan karya-karya rekaman yang dirilis dalam periode 1 Oktober 2017 hingga 30 September 2018.
Greta Van Fleet sendiri baru saja merilis album debut bertajuk “Anthem of The Peaceful Army” via label Lava/Republic Records sejak 19 Oktober 2018 lalu. Di album yang melebur pengaruh rock, soul dan blues tersebut, para personel Greta Van Fleet berkolaborasi dengan produser Marlon Young, Al Sutton dan Herschel Boone (The Rust Brothers) dan merekamnya di Blackbird Studios, Nashville dan di Rustbelt Studios, Royal Oak, Michigan.
Pada minggu pertama perilisannya, album yang mengunggulkan single pembuka berjudul “When the Curtain Falls” tersebut langsung terjual sebanyak 80.000 keping di Amerika dan berhasil menapaki peringkat ketiga terlaris di Billboard 200. Selain itu, album dan singlenya tersebut juga mampu merajai chart Billboard lainnya, seperti Billboard Rock Album, Billboard Mainstream Rock, Billboard Hard Rock serta Billboard Top Album Sales. (MK03)
Kredit foto: Travis Shinn
.