Ini Rencana ALICE Setelah Single “Your Beloved Hex”

Gagasan melakukan konser reuni akhirnya benar-benar berhasil dilampiaskan unit metal/chaotic hardcore asal Bandung, ALICE. Mereka menggebrak panggung Rossi Musik Fatmawati, Jakarta, pada 11 Januari 2019 lalu. Tampil pula mengawal aksi brutal mereka adalah band instrumental Amerta serta rapper BAP.

Kembalinya ALICE dari ‘underland’ ke permukaan terwujud berkat kolaborasi Six Thirty Recordings – sebuah label rekaman dan promoter – bersama Maternal Disaster yang menggelar konser intim tersebut sebagai bagian dari pesta perilisan single terbaru ALICE, yang bertajuk “Your Beloved Hex”. Single tersebut merupakan karya rilisan pertama ALICE sejak Lawless Records melepas tiga single mereka dalam format piringan hitam 7 inci pada 2013 silam. 

Tentang “Your Beloved Hex” sendiri, para personel ALICE mengakui, bahwa sesungguhnya lagu tersebut bukan karya baru. Melainkan salah satu stok lama yang baru kesampaian direkam di studio Funhouse, Bandung. Karena kebetulan ada momentum konser reuni tadi. “Jadi kami rekam dan merilisnya. Tidak ada sesuatu yang menarik ketika menjalani prosesnya kecuali kami harus bergantian mencoba merekam part vokal yang ‘nyanyi’, karena hampir semua personel suaranya butut,” ungkap pihak band kepada MUSIKERAS, blak-blakan.

Makanya, jika mencoba menelusuri referensi-referensi musikal yang terkandung di dalamnya, tak ada hal baru yang ditemui. Muhammad Rachma Jatmiko (vokal), Hasbi Erlangga (bass), Andika Surya (gitar) dan Diky Sophiadi (dram) menegaskan, formula yang diterapkan masih serupa dengan materi-materi mereka sebelumnya. “Tidak ada yang berbeda karena seperti yang tadi dibilang, bahwa ini sebenernya materi lama sejak 2015 yang belum pernah kami rekam sebelumnya.”

Setelah perilisan “Your Beloved Hex”, ALICE mengakui sudah mulai meraba-raba berbagai kemungkinan untuk perilisan album mini (EP). Walau mereka mengakui, rencana semacam itu sudah terbersit di kepala mereka sejak lama. “Sudah ada jauh sebelum ‘Your Beloved Hex’ ini rilis. Progres sejauh ini masih sketsa kasar materi-materi baru. Mudah-mudahan tahun ini album kami sudah bisa rilis.”

Sepak terjang ALICE sendiri mulai terdengar sejak 2005 silam. Dan dalam lima tahun, mereka berhasil menetaskan sebuah EP bertajuk “Konsorsium Humaniora” yang dirilis via Heaven Records. Di luar itu, pada 2012, ALICE sempat pula terlibat di rilisan kaset split bersama Wicked Suffer, serta kemasan piringan hitam 7 inci berisi tiga lagu via Lawless Records setahun kemudian. Geliat ALICE lantas terhenti setelah sang vokalis, Miko pindah domisili ke Belanda, usai tampil di Sonicfair 2015. Namun pada 2017 lalu, ALICE sempat comeback di depan publik metal Bandung dengan menghadirkan Kenny dari band Haul untuk mengisi lini vokal. 

Namun sebenarnya, kevakuman ALICE bukan semata-mata disebabkan oleh pindahnya Miko ke Belanda. “Sebenarnya itu faktor nomor sekian dari – katakanlah – vakumnya ALICE. Faktor utama sebenarnya standar sih, ada di kesibukan masing-masing personel dengan kehidupan pribadi masing-masing. Butuh waktu yang memang cukup lama bagi para personel untuk akhirnya bisa beradaptasi dan mengatur bagaimana kehidupan pribadi maupun tanggung jawab dalam kegiatan bermusik.” (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.