Kolaborasi empat pejuang hardcore ‘muka lama’ asal Bandung akhirnya berhasil melampiaskan energi kreativitasnya lewat sebuah band baru bernama Drawnback. Dan bahkan bulan ini, mereka – Budreuxxx (bass), Rey (vokal), Rezha (gitar) dan Indan (dram) – berhasil meletupkan sebuah single perkenalan bertajuk “As My Resting Place”. Sekaligus sebagai menu pemanasan sebelum melepas album mini debut.
“As My Resting Place” sendiri digubah melalui sebuah proses panjang dan sempat terbengkalai sejak 2017 lalu. Proses ramu rekam mereka eksekusi di Wox Digital Studio Bandung. Tantangan utama menggarap lagu ini, menurut tuturan pihak Drawnback kepada MUSIKERAS, adalah ketika vokalis baru bergabung. “(Kami) langsung dadakan membuat lirik dan rekaman dengan satu kali latihan, karena (di antara) kami ada yang bebeda domisili, jadi susah untuk melakukan latihan,” ungkap mereka terus-terang.
Lewat “As My Resting Place” ini, Drawnback yang terbentuk di Bandung pada September 2017 lalu ini mencoba berbagi pandangan tentang sosok yang berarti dalam kehidupan seseorang. Bisa anak atau keluarga. Sosok yang dapat menjadi tempat ‘beristirahat’ sekaligus memberi semangat dalam keadaan terpuruk sekali pun.
Selain itu, lewat lagu tunggal berdurasi 1 menit 56 detik tersebut, Drawnback menyuguhkan ekplorasi suara yang belum pernah tersaji di band mereka sebelumnya, yakni Under 18, Devdan dan Injustice. Seperti nama Drawnback yang yang mereka pilih, yang jika diartikan adalah menggambar kembali sisi musikalitas mereka yang tidak pernah bisa tersalurkan melalui band mereka masing-masing.
“Untuk referensi kami memadukan unsur hardcore/crossover yang groovy ala Get The Shot dan Wolf Down. Karakter kami berbeda dari kebanyakan band di skena Bandung. Lebih fresh dengan referensi yang worldwide, materi yang kami buat menjadi ciri khas untuk Drawnback sendiri dibanding band hardcore lainnya, kayak punya signature-nya sendiri,” cetus Drawnback meyakinkan.
Setelah perilisan “As My Resting Place” yang kini sudah bisa dinikmati di berbagai gerai digital macam Amazon, Bandcamp, Deezer, iTunes, Spotify, Soundcloud dan Youtube sejak 15 Maret 2019 lalu, para personel Drawnback langsung tancap gas merampungkan materi album mini. “Sejauh ini sudah 85% prosesnya, tracking, mixing dan mastering sudah beres. Mungkin sisanya tinggal proses untuk yang lainnya, seperti packaging dan lain-lainnya.” (mdy/MK01)
.