Maret 2019 lalu, vokalis Cristina Scabbia telah menegaskan bahwa album terbaru bandnya, Lacuna Coil nantinya bakal terdengar jauh lebih berat dan ‘gelap’. Tentu saja yang ia maksud adalah “Black Anima”, karya rekaman terbaru milik unit metal asal Italia tersebut, yang bakal dirilis pada 11 Oktober 2019 mendatang via label Century Media Records.
Konsep yang dituturkan Cristina Scabbia rupanya tidak meleset dari apa yang ia beberkan sekitar dua tahun lalu, dimana ia telah membocorkan konsep yang lebih agresif dibanding sebelumnya.
“Bahkan kemungkinan jauh lebih berat, karena seperti itulah yang senang kami mainkan saat di panggung. Tentunya, kami juga menyukai lagu pelan, tapi kami lebih cenderung menyukai memainkan lagu-lagu yang lebih berat. Dan itulah musik yang kami cintai,” urai Cristina meyakinkan.
Tentang keseluruhan album “Black Anima” sendiri, Lacuna Coil yang juga diperkuat Andrea Ferro (vokal), Marco Coti Zelati (bass/kibord), Ryan Blake Folden (dram) dan Diego “Didi” Cavalotti (gitar) mengedepankan tema lirik yang mengungkap pengorbanan dan rasa sakit, keadilan dan ketakutan, kemarahan dan balas dendam, masa lalu dan masa depan.
“‘Black Anima’ adalah tentang kita semua. Semua yang kita sembunyikan dan terekspos dengan keras ke dunia yang setengah tertidur. Adalah cermin berkabut yang kita intip untuk mencari kebenaran. Manusia dalam kemegahan ambiguitas yang mengganggu. Inti hitam yang menyeimbangkan semuanya… karena tanpa kegelapan, cahaya tidak akan pernah ada. Kami dengan bangga mempersembahkan kepada Anda karya terbaru kami dan tidak sabar untuk menyambut Anda dalam rangkulan kami. We are the Anima.”
Januari tahun lalu, Lacuna Coil yang terbentuk sejak 1994 silam ini telah merayakan dua dekade perilisan album pertamanya, “In a Reverie” dengan menggelar konser istimewa di O2 Forum Kentish Town, London. Konser tersebut lalu diabadikan dalam format DVD bertajuk “The 119 Show – Live In London”, dirilis pada November 2018.
Setelah “In a Reverie”, Lacuna Coil berturut-turut merilis album “Unleashed Memories” (2001), “Comalies” (2002), “Karmacode” (2006), “Shallow Life” (2009), “Dark Adrenaline” (2012), “Broken Crown Halo” (2014) dan “Delirium” (2016). Terhitung sejak Maret 2012, angka penjualan album-album Lacuna Coil mencapai lebih dari dua juta keping di seluruh dunia. Pada 2006, Lacuna Coil sempat masuk deretan nominasi di ajang MTV Europe Music Award untuk kategori “Best Italian Act”. (*/MK03)
Kredit foto: Alessandro Olgiati
.