Salah satu single dari “Feelings” – EP (album mini) yang telah diletupkan sejak April 2018 lalu – akhirnya divisualkan Understatement dalam format video klip. Lagu yang dipilih adalah “Bipolar”, dimana unit Melodic/Post Hardcore asal Jakarta Timur yang terbentuk sejak 2016 ini menghadirkan raungan vokalis tamu, Hendro Prasetyo Wibisono dari Crows As Divine.
“Kami mengajak teman kami, Pras dari Crows As Divine untuk ikut mengisi vokal agar menambahkan sisi musikalitas kami yang tidak itu-itu saja,” cetus pihak Understatement kepada MUSIKERAS, menegaskan.
Di video “Bipolar” sendiri, Understatement yang kini diperkuat formasi Fikar Oktaviano (vokal), Satria Fadlurrohman (gitar), Ferdika Wiryawan (gitar), Amru Febifauzan (bass) dan Tubagus Edu Fardhu Pamudji (dram) ini menggambarkan sebuah penyakit atau gangguan mental yang belakang ini banyak diidap oleh beberapa orang di Indonesia, terlebih di Jakarta, yang juga menjangkiti beberapa teman di lingkaran dalam Understatement.
“(Namun) Terlepas dari itu semua, kami ingin menggambarkan ‘Bipolar’ ini dari mata kami, karena kami rasa masalah ini cukup serius dan membutuhkan uluran tangan dari teman-teman atau keluarga untuk membantu orang yang mengidap penyakit tersebut. Di dalam lagu ini, kami ingin memberi semangat kepada orang-orang yg sedang dalam kondisi tersebut, bahwa manusia sejatinya makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain, terlebih lagi seorang teman atau keluarga. Jadi janganlah, menutupi diri atau terlebih lagi malu.”
Dari sisi pandang musikalitas, para personel Understatement mengakui harus menghadapi beberapa kendala saat menjalani proses penggarapan “Bipolar”, atau “Feelings” secara keseluruhan. Terutama dalam hal penentuan karakter sound musik. “Itu menjadi kendala utama, apalagi anggota kami pun memiliki influence-nya masing-masing, yang bisa dibilang berbeda satu sama lain, kami harus menyampurkannya hingga mendapatkan hasil yang kami rasa cukup untuk mewakili karakter musik yang anggota kami suka,” tutur Understatement lebih jauh.
Hasilnya, mereka pun berhasil keluar dari masalah itu dan melahirkan percampuran musik yang seimbang dan bahkan ‘easy listening’. Dengan membaurkan vokal clean yang lebih dominan ketimbang shout, unsur melodik pada permainan gitar, ketukan dram yang berkarakter hardcore/punk serta breakdown yang membuat musik Understatement terasa seolah kembali ke masa-mas post-hardcore era 2010an.
“Itulah yang membuat kami unik karena ada unsur melodic hardcore, post hardcore, bahkan djent di beberapa lagu!”
Secara keseluruhan, EP “Feelings” digarap secara mandiri oleh Understatement. Mereka mengolah segalanya sendiri, mulai dari penataan musik, penulisan lirik hingga rekaman, yang mereka eksekusi di label Pureless Records, studio rekaman milik Agil Asyathiri, mantan gitaris Understatement.
“Prosesnya memakan waktu kurang lebih satu tahun. Dalam proses penggarapan EP ini telah menambahkan sisi kreatif dari kami karena melakukannya secara mandiri dan menambah ilmu juga dalam bermusik. Kami memilih tema untuk EP kami ‘Feelings’ karena kami ingin menggambarkan musik kami ini sebagai sebuah perasaan, dan liriknya pun disesuaikan oleh suasana musik agar perasaan kami dapat tersalurkan.”
Selain tayang di kanal YouTube, single “Bipolar” juga bisa dinikmati lewat berbagai gerai digital seperti Spotify, Joox hingga iTtunes. Dan rencananya, pada akhir 2019, Understatement bakal kembali merilis single baru yang sekaligus disertai dengan video klip. (mdy/MK01)
.