DRAGONFORCE Segera Rilis Album “Extreme Power Metal”

Akhirnya, pada 27 September 2019 mendatang, karya rekaman studio terdahsyat DragonForce segera dilampiaskan. Album kedelapan dari unit cadas asal Inggris tersebut berjudul “Extreme Power Metal”, dan bakal diedarkan via label earMUSIC/Edel.

Untuk pertama kalinya, album tersebut menandai ketidakhadiran kibordis Vadim Pruzhanov yang cabut sejak tahun lalu. Kini formasi DragonForce hanya dihuni lima personel, yakni Marc Hudson (vokal), Herman Li (gitar), Sam Totman (gitar), Frédéric Leclercq (bass) dan Gee Anzalone (dram). Sementara untuk mengisi lini kibord yang telah menjadi salah satu ciri khas di garapan komposisi lagu-lagu DragonForce, mereka untuk sementara dibantu oleh Coen Janssen, dari unit symphonic metal, Epica.

“Kami bekerja sangat intensif dengan Coen di pengerjaan album ini. Kami sangat senang terhadap kontribusi dia yang ‘megah’,” ujar Sam Totman via siaran pers resminya.

“Album ini kembali mengombinasikan yang terbaik dari DragonForce, tapi kali ini jauh lebih epik dan spektakuler. Kami tak sabar para penggemar kami mendengarnya,” imbuh Herman Li semangat.

“Extreme Power Metal” sendiri digarap DragonForce bersama produser Damien Rainaud di California, AS. Beberapa bagian musik juga direkam terpisah oleh Herman Li di Twitch Channel. Secara keseluruhan, konsep musiknya mengombinasikan reffrain yang melodik ala classic rock ‘80an dengan lirik-lirik bertema fantasi. 

DragonForce terbentuk di London, pada 1999 silam, dengan konsep unik yang mengedepankan corak power metal modern, sarat permainan gitar solo berdurasi panjang yang cepat dan dipadukan dengan efek-efek suara yang terinspirasi suara retro video game. Hingga kini, DragonForce telah merilis album “Valley of the Damned” (2003), “Sonic Firestorm” (2004), “Inhuman Rampage” (2006), “Ultra Beatdown” (2008), “The Power Within” (2012), “Maximum Overload” (2014) dan “Reaching into Infinity” (2017).

DragonForce tercatat sudah pernah tiga kali menggelar konser di Jakarta, yakni pada 19 Mei 2007 silam di Tennis Outdoor, Senayan, di “Jakcloth Summer Fest 2015” pada 13 Februari 2015 serta di rangkaian Jakcloth Summerfest 2017, Gambir Expo PRJ Kemayoran, Jakarta (4 Mei), lalu berturut-turut lanjut ke Stadion Kridosono, Yogyakarta (5 Mei), Stadion Tambaksari, Surabaya (6 Mei) dan berakhir di Graha Cakrawala, Malang (7 Mei). (*/MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
the 1945
Read More

THE 1945: ​Lebih Berat di Lagu “Roboh”

Berkolaborasi dengan sutradara Tiara Azaria, The 1945 luncurkan visualisasi video musik untuk lagu terbarunya, “Roboh” yang sarat aroma nu metal.
ioewyrm
Read More

IOEWYRM: Bangkitkan Metalcore Era 2009-2014

Di album mini (EP) “Act 1: From The Past”, IOEWYRM tak hanya bernostalgia, tapi menegaskan misi menghidupkan kembali spirit autentik metalcore.
510
Read More

510: Ide Liar dalam Konflik Spiritual

Layaknya tabir yang tak bisa diterka, 510 selalu memberikan kejutan. Kali ini lagu baru yang semakin eksploratif, sebagai bagian dari amunisi album baru.