KVELERTAK Siap Rilis “Splid” dengan Vokalis Baru

“Crack Of Doom”, sebuah single terhangat dari Kvelertak sudah dikumandangkan secara resmi pada 5 Januari kemarin. Merupakan single kedua setelah “Bråtebrann” sekaligus menjadi sinyal ‘kode keras’ menuju perilisan karya album studio terbarunya, “Splid” yang sudah dipastikan bakal diledakkan pada 14 Februari 2020 mendatang via Rise Records.

Ada yang istimewa di single terbaru milik band rock asal Norwegia tersebut. Pembetot bass Troy Sanders dari unit progressive metal Mastodon didapuk menjadi bintang tamu. Selain itu, “Crack Of Doom” serta album “Splid” juga menandai kontribusi pertama Ivar Nikolaisen, yang mulai bergabung Juli 2018 lalu menggantikan vokalis sebelumnya, Erlend Hjelvik.

“Kami sangat bersemangat karena album terbaru kami ‘Splid’ segera dirilis melalui Rise Records. ‘Splid’ merupakan penyelaman mendalam mengenai keserakahan Barat, kebodohan kita sendiri, dan jurang bumi,” cetus pihak band lewat siaran pers resminya.

‘Splid’ sendiri direkam Vidar Landa (gitar), Bjarte Lund Rolland (gitar), Marvin Nygaard (bass), Håvard Takle Ohr (dram), Maciek Ofstad (gitar) dan Ivar Nikolaisen bersama produser Kurt Ballou di Godcity Studio Salem, Massachusetts. Menurut para personel Kvelertak, bekerja sama dengan Kurt lagi telah membuahkan kepuasan dalam hal produksi rekaman.

“Secara musikal, fisik dan mental, kami telah mendorong diri kami secara maksimal tahun lalu. Hasilnya adalah riff-riff yang enak didengar selama sejam, punk rock, serta pengaruh-pengaruh heavy metal dalam dunia perselisihan, yang mengantarkan kami ke Ragnarok.”

Tentang bergabungnya Ivar Nikolaisen, menurut Vidar Landa, bukanlah sosok yang asing di dalam tubuh band. Karena sejak lama, Ivar telah menjadi bagian dari karir Kvelertak, dimana ia menyanyikan beberapa bagian di lagu-lagu Kvelertak sebagai penyanyi latar. “Dia juga kerap ikut dalam tur-tur kami dan menjadi satu-satunya orang yang terpikirkan sebagai pengganti ketika Erlend pertama kali membahas untuk berhenti (dari band).”

Kvelertak yang pernah menjadi band pendamping Metallica saat tur di daratan Eropa ini terbentuk di Stavanger pada 2007 silam. Mereka memadukan elemen heavy metal, rock and roll, black metal dan punk rock dalam racikan musiknya. Sejauh ini sudah merilis tiga album studio, yakni “Kvelertak” (2010), “Meir” (2013) dan “Nattesferd” (2016). Pada Maret 2011, Kvelertak dinobatkan sebagai “Pendatang Baru Terbaik” dan “Band Rock Terbaik” di Spellemannprisen Awards, semacam penghargaan Grammy untuk Norwegia. (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.
tcwc
Read More

TCWC: ‘Genosida’ Berdaya Ledak Tinggi

Suarakan perlawanan terhadap manipulasi politik dan agama, The Chance We Created (TCWC) melepas lagu baru, sebuah pesan sosial-politik yang sangat berani.