Konser ONE OK ROCK juga Resmi Ditunda

Imbas mewabahnya COVID-19 atau virus Corona di dunia kembali memakan ‘korban’. Setelah pembatalan konser unit progressive metal asal AS, Dream Theater dinyatakan bakal dijadwal ulang, kini menyusul ONE OK ROCK, unit rock asal Jepang yang seharusnya menggelar konser di Jakarta pada 30 dan 31 Mei 2020 mendatang.

AEG Presents Asia, PK Entertainment dan Sound Rhythm selaku penyelenggara konser ONE OK ROCK tersebut hari ini mengumumkan bahwa konser tersebut secara resmi akan ditunda (postponed).

“Sehubungan dengan perkembangan berita terkini di Jakarta dan untuk ikut serta mengurangi potensi penyebaran wabah COVID-19, dengan berat hati kami ingin mengabarkan bahwa konser ONE OK ROCK – “THE EYE OF THE STORM ASIA TOUR 2020 INDONESIA” secara resmi harus ditunda dan dijadwalkan ulang di waktu yang akan datang. Tiket konser hari pertama dan hari kedua yang telah dibeli secara otomatis akan berlaku untuk konser ONE OK ROCK yang akan kami jadwalkan ulang dan tidak akan ada proses refund atau pengembalian tiket. Pihak penyelenggara AEG Presents Asia, PK Entertainment dan Sound Rhythm akan memberikan informasi jadwal konser dan kepastian tanggal selanjutnya apabila telah ada jadwal resmi dari pihak manajemen artis untuk konser ONE OK ROCK terbaru,” tulis pihak penyelenggara via edaran siaran pers resminya.

Informasi selengkapnya mengenai jadwal tur dan update terkini akan diinformasikan melalui situs resmi di oorjakarta.com. Lebih lanjut, pihak penyelenggara juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian penundaan acara konser tersebut.

“Adapun pertimbangan terpenting yang kami utamakan adalah keselamatan dan kesehatan seluruh penonton konser ONE OK ROCK di Indonesia. Kami harap semua penggemar ONE OK ROCK di Indonesia senantiasa sehat selalu. Sampai jumpa di jadwal konser ONE OK ROCK di Jakarta selanjutnya. Terima kasih atas perhatiannya.”

ONE OK ROCK yang dihuni formasi Ryota Kohama (bass), Takahiro “Taka” Moriuchi (vokal), Toru Yamashita (gitar) dan Tomoya Kanki (dram) dibentuk di Tokyo, Jepang pada 2005 dan telah merilis sebanyak sembilan album studio, yakni “Zeitakubyō” (2007), “Beam of Light” (2008), “Kanjō Effect” (2008), “Niche Syndrome” (2010), “Zankyo Reference” (2011), “Jinsei×Boku=” (2013), “35xxxv” (2015), “Ambitions” (2017) dan “Eye of the Storm”. ONE OK ROCK juga pernah dilibatkan di album tribute untuk merayakan 10 tahun album “The Black Parade” milik My Chemical Romance, dimana mereka kebagian mendaur ulang lagu “The End”.

Pada 3 Mei 2019 lalu, ONE OK ROCK sempat tampil di Jakarta, sebagai bagian dari paket konser solois pop asal AS, Ed Sheeran. (MK03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.
metyr
Read More

METYR: Paduan Post-Black dan Blackgaze

Tiga lagu diguyurkan Metyr sekaligus lewat album debut (EP) self-titled yang sarat paduan elemen post-black metal, shoegaze dan post-rock yang atmosferik.