HELLFREEZED Visualisasikan Kebrutalan “Paranoid”

Usai meresmikan perilisan penuh debutnya yang bertajuk “Deduktif” pada 6 Juni 2020 lalu, kini unit metalcore asal Jakarta ini meneruskan momentumnya dengan meluncurkan visualisasi dari salah satu lagunya, yakni “Paranoid” dalam format video musik.

Hellfreezed yang dihuni formasi Dhanu Arviansyah (vokal), Agra Damia Saputra (bass), Yan Akbar Nugraha (gitar), Yudis Monoarfa (gitar) dan Rifki Handani (dram) mengakui, dari keseluruhan lagu di “Deduktif”, “Paranoid” memang termasuk yang paling memuaskan penggarapannya bagi mereka, dari segi musikalitas. Alasannya, lagu tersebut mereka nilai paling brutal, teknikal, heavy dan groovy untuk dimainkan di studio, moshpit atau pada saat live.

“Pemilihan ‘Paranoid’ dalam project ini bukan tanpa alasan. Lagu tersebut dirasa cukup merepresentasikan keseluruhan album, dari sisi aransemen musik. Pengemasan lirik dalam lagu ini juga terbilang simpel, namun tidak menghilangkan esensi dari makna yang tersirat dalam lirik lagu itu sendiri. Selain itu, sesuai dengan pengalaman kami ketika membawakan lagu ini di atas panggung, lagu ini cukup menarik atensi para penonton sehingga kami merasa optimis jika pesan yang terkandung dalam lagu ini sampai dengan baik kepada para penonton,” beber pihak band kepada MUSIKERAS.

Niat untuk mempersembahkan video musik “Paranoid” sendiri sebenarnya telah menjadi wacana bagi Hellfreezed sejak November 2018, beriringan dengan proses produksi album “Deduktif” yang mana dimulai sejak akhir 2017 silam. Dan setelah melalui beberapa kali proses diskusi, akhirnya pada 5 Januari 2019, Hellfreezed mengerjakan project ini, dimana dalam penggarapannya mereka bekerja sama dengan rumah produksi Charlie Brown Films, yang sekaligus menyutradarai, plus bantuan dari beberapa teman mereka dari komunitas sebagai tim produksi.

Konsep dari video musik “Paranoid” merupakan kelanjutan dari cerita yang ada di video Hellfreezed sebelumnya, yakni “Citra Bertaring”. Makanya, talent yang mereka tampilkan sama dengan video sebelumnya. Alasannya, “Agar memberikan kesan adanya benang merah antara dua single kami yang juga diambil dari satu album yang sama.”

Dalam video musik “Paranoid”, Hellfreezed memvisualisasikan seorang pemuda yang vokal dalam menyuarakan rasa skeptisnya terhadap sebuah rezim, namun akhirnya pemuda tersebut malah disekap dan diculik oleh beberapa oknum yang merasa bahwa kehadiran pemuda ini dapat membahayakan jalannya sebuah pemerintahan. Berdasarkan konsep tersebut, tim produksi pun memutuskan memilih lokasi pengambilan gambar di sebuah gedung tua yang terletak di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Selain “Paranoid”, Hellfreezed yang terbentuk sejak Januari 2014 ini telah meluncurkan beberapa single seperti “Warzone”, “Coretan Pemberontak”, “Parade Malapetaka” dan “Citra Bertaring”. (aug/MK02)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.
tcwc
Read More

TCWC: ‘Genosida’ Berdaya Ledak Tinggi

Suarakan perlawanan terhadap manipulasi politik dan agama, The Chance We Created (TCWC) melepas lagu baru, sebuah pesan sosial-politik yang sangat berani.