“Art of Love” dan Semangat Cadas JUMPERFI

Salah satu band yang pernah berkontribusi di album kompilasi “Musikeras Cracked It!” rilisan Musikeras/Locker Media dan Demajors Records pada 2018 lalu ini, kini hadir lagi dengan single baru… dan ya, juga formasi baru. Tepat 1 Oktober 2020 lalu, JumperFi telah melampiaskan “Art of Love”, single yang mereka produksi secara independen, dan bekerja sama dengan distributor Bahaya Records.    

Band bentukan 2013 lalu ini mengklaim olahan musiknya di “Art of Love” terbilang lebih cadas, tapi sekaligus mudah lengket di pendengaran (catchy). Hasil kolaborasi solid gitaris Tino Hutabarat yang bertanggung jawab pada penerapan riff-riff tegas nan modern di JumperFi serta torehan lirik dari vokalis Cas Coldfire. 

“Materi ini sudah ada sebelum personel baru bergabung,” ujar pihak band kepada MUSIKERAS, mengungkapkan.

Tapi, lanjut mereka, kehadiran Rey Masli (bass), Jones Roma (gitar) dan Evan Geo (dram) lantas menambah banyak warna baru yang memperkaya musik JumperFi. Khususnya di lagu “Art of Love” tersebut. Jones memberi sentuhan sound dan sequencer serta ambient yang memperlebar, serta isian filler riffs yang semakin memperkuat musik JumperFi yang sebelumnya memang sudah sangat berorientasi riff gitar yang kuat. Lalu ditambah Evan Geo yang punya permainan dram yang tight dengan nuansa modern rock, punk sampai metalcore, yang semakin mengetatkan groove dan lini ritem, berpadu dengan alur bass Rey yang memang berorientasi rock.

“Musik di single ‘Art of Love’ ini (adalah) musik rock yang berbasis riff dan distorsi, karena memang dari awal JumperFi sangat menyukai distorsi modern rock dengan beat yang kencang. Tapi di ‘Art of Love’ ini semakin megah dan lebar dengan (tambahan) filler, ambient sequencer, juga tetap konsisten dengan nada catchy pada chorus dan hook lagu. Cadas tapi catchy,” ulas Tino yang mengaku secara musikal banyak menyerap referensi dari band-band panutan JumperFi seperti Papa Roach, Bring Me The Horizon, While She Sleeps dan Of Mice and Man.

Pengerjaan “Art of Love” sendiri dimulai dari Tino yang membawa ide melodi serta sepenggal lirik untuk nada chorus. Berdua dengan Cas, ide tersebut lantas dikembangkan hingga menjadi bagan lagu yang penuh. Pematangannya lantas dieksekusi di studio bersama Rey, Evan dan Jones. Rekaman dilakukan di studio Defjones milik Jones, gitaris yang juga dipercayakan sebagai produser sekaligus penata suara di musik JumperFi di single “Art of Love” tersebut.

Selain di kanal YouTube, “Art of Love” juga bisa dinikmati di platform penyedia jasa dengar musik secara digital, Spotify. (mdy/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!
splitfire
Read More

SPLITFIRE: Dari Club/Cafe ke Panggung Rekaman

Kenyang manggung di berbagai cafe dan club di Indonesia, bahkan hingga ke kawasan Asia Tenggara, kini Splitfire makin mantap selami industri musik rekaman.