NOOSE BOUND Perdalam Kombinasi Hardcore-Metalcore di “Lost In The Plot”

Menyambut tahun baru, sekaligus membuka jalan menuju perilisan album debut Noose Bound yang bakal digeber pada pertengahan 2021, unit cadas asal Malang ini pun meluncurkan single terbarunya yang bertajuk “Lost in the Plot”. Sebuah karya rekaman baru yang menerapkan konsep hardcore berbeda dibanding dua single sebelumnya, “Paint Me Red” dan “The Needle”.

“Menurut kami pribadi, track ‘Lost in the Plot’ membawa beat yang berbeda dibanding dua single kami sebelumnya,” cetus pihak band kepada MUSIKERAS, menegaskan.

Lagu tersebut, lanjut Noose Bound lagi, mencoba memasukkan riff metalcore modern. Sementara single “Paint Me Red” bermain dengan ketukan ‘2-step’, dan “The Needle” menerapkan ketukan old-school hardcore. Sedangkan dari segi vokal, “Lost in the Plot” juga terdengar lebih dinamis dengan adanya penambahan vokal tamu, yakni M. Fauzi dari unit metallic hardcore, Hand of Hope pada bagian breakdown akhir lagu.

“‘Lost in the Plot’ merupakan sebuah trek hardcore dengan sentuhan metal dan beatdown yang merujuk kepada band-band metallic hardcore era ’90an seperti Disembodied, Integrity, hingga Zao, yang juga dilakukan oleh band-band yang menginspirasi kami pertama kali, yakni Code Orange dan Knocked Loose.”

Bagaskoro Akmal (vokal), Devrizal Maruapey (gitar), M. Rijaluddin (gitar), Alifian Ramadhan (bass) dan Raditya Rio (dram) mengeksekusi rekaman “Lost in the Plot” selama kurang lebih tiga minggu. Seluruh porsi instrumen direkam di minggu pertama, lalu vokal di minggu kedua, dan melakukan revisi final pada minggu ketiga.

“Proses rekaman ‘Lost in the Plot’ kami lakukan secara terpisah antara seluruh instrumen; gitar, bass, dan dram dengan vokal. Proses rekaman seluruh instrumen kami lakukan di Griffin Studio, Malang dengan dibantu oleh Satrio Utomo (Screaming Factor) sebagai operator, sedangkan untuk proses rekaman vokal kami lakukan di AA Studio, Malang yang dioperatori oleh bassis kami sendiri, Alifian Ramadhan.”

Selain “Lost in the Plot”, Noose Bound yang memulai geliat karirnya pada akhir 2017 lalu juga sudah mempersiapkan materi album debut mereka – yang diberi judul “To The Same End” – secara paralel. Hingga hari ini, bisa dibilang proses keseluruhan sudah mencapai 90%, menyisakan 10% untuk tahapan revisi serta perampungan rekaman yang masih tersisa. 

“Kami menargetkan ‘To The Same End’ dapat rilis dan dinikmati oleh khalayak luas sebelum pertengahan tahun ini. Namun untuk lebih tepatnya, masih perlu kami bicarakan kembali dengan pihak label yang menaungi kami saat ini, Samstrong Records.” (mdy/MK01)

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.