ORDINARY PERSON Serukan Semangat “Jangan Pernah Berhenti”

Dua tahun menjalani proses penggodokan karya-karya rekamannya, Ordinary Person akhirnya bisa merilisnya dalam format album mini (EP) pertama bertajuk “Jangan Pernah Berhenti”. Leburan alternative rock yang kental akan keenerjikan pop punk menjadi menu utama band asal Jakarta ini.

Saat mendengarkan “Jangan Pernah Berhenti”, pendengar digiring ke ingatan akan keseharian dan perjuangan hidup, saat mereka berusaha meraih mimpi-mimpi, tanpa pernah menyerah. 

EP “Jangan Pernah Berhenti” mulai digarap pada April 2019 lalu, diawali pengumpulan materi dan lantas merekamnya, hingga Desember 2020. Dalam satu tahun, Hilal Basyaib (vokal/bass), Alvin Muslim Sardar Fatahullah (gitar) dan Muhammad ‘Andhie’ Mardiansyah (dram) merekam kurang lebih dua atau tiga lagu.

.

.

“Detail proses kreatifnya adalah merekam materi dasar lagu dengan gitar akustik di sela-sela waktu luang kami sebagai karyawan swasta di perusahaan tempat kami bekerja masing-masing. Kami merekamnya di studio rumahan, yaitu di Play Records di kawasan Jakarta Timur. Kemudian kami latihan di studio band sampai merasa sudah cukup matang lagunya, (barulah) kami berangkat ke tempat rekaman,” beber pihak band kepada MUSIKERAS.

Jika harus mendeskripsikan EP “Jangan Pernah Berhenti” secara musikal, Ordinary Person menyebutnya memuat olahan aransemen yang sebisa mungkin dibuat easy listening. Memadukan karakter vokal maskulin dari Hilal serta permainan bass-nya yang cukup teknikal, dengan isian melodi gitar Alvin yang catchy dan groovy, plus ketukan dram khas pop punk dari Andhie yang menjadikan lagu-lagu Ordinary Person terdengar lebih hidup.

“Lagu ‘Percayalah’ adalah lagu yang menurut kami sangat memuaskan dari segi musikal, karena saat proses pembuatan lagu tersebut cukup banyak menguras tenaga dan perdebatan untuk menentukan aransemen lagu yang keren dan indah. Di lagu ini pula terjadi beberapa kali revisi karena sempat diisi dengan alunan kibord yang banyak, namun kami kurangi porsinya karena isiannya terasa tidak pas.”

Untuk referensi musik, Ordinary Person yang mulai merangkai karirnya pada 2017 lalu mengaku banyak menyerap dari band-band besar pengusung genre pop punk era ini seperti Blink-182, All Time Low, Rufio, New Found Glory, Fall Out Boy dan Green Day. Lalu dari dalam negeri, Hilal, Alvin dan Andhie sangat mengidolakan Rocket Rockers sebagai referensi mereka. 

EP “Jangan Pernah Berhenti” saat ini bisa didengarkan via platform digital Spotify dan YouTube. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *