Setahun Terbentuk, TRIP ON DUTY Kenalkan Konsep “P/108”

Kelompok beraliran rock asal Bogor, Jawa Barat ini resmi mengawali kiprahnya di kancah musik Indonesia dengan merilis sebuah album mini (EP) bertajuk “P/108”, tepat setahun sejak terbentuk. Melalui karya rekaman tersebut, Trip On Duty menggelontorkan sebanyak lima lagu dengan total durasi 23 menit.

Kelima karya tersebut, yakni “Who Said Love Is Pink”, “Cities Not Like You”, “Anestesi”, “Sinistra” dan “Opresi” mengekspresikan cita rasa musik kreatif dari Trip on Duty yang banyak terinspirasi dari musisi dan band seperti Uncle Acid & The Death’s Door, Pantera hingga The Brandals. Setiap lagu yang diciptakan pun memiliki cerita tersendiri di dalamnya, namun tetap memiliki satu benang merah yaitu urban dan sosial yang membuat “P/108” menjadi sebuah EP yang lengkap, baik itu bagi penggemar rock maupun pendengar musik secara umum.

.

.

Dari lagu-lagu tersebut – jika harus memilih – Trip On Duty yang diperkuat formasi Alfi Willian Saputra (vokal), Haikal Ramadhan Pinastika (gitar), Teguh Satrio Ibrahim (gitar), Kevien Rinandhi (bass) dan Jade Putra Rayhan (dram) menyebut “Sinistra” sebagai karya yang cukup memuaskan mereka jika ditinjau sebagai musisi. 

“Secara teknis, menurut kami ‘Sinistra’ memiki keunikan pada teknis produksi bagi seluruh personel dan juga teknis komposisi musik,” seru pihak band kepada MUSIKERAS, tanpa merinci lebih lanjut keunikan yang dimaksud.

Tema lirik dari EP “P/108” yang dieksekusi di salah satu studio rekaman rumahan milik @JanariRekords ini, disebut Tour On Duty cukup meragam. “Who Said Love Is Pink” misalnya, bercerita tentang masa pencarian kisah cinta yang terkadang memunculkan langkah-langkah kompleks yang tidak dapat dideskripsikan secara gamblang. Lagu tersebut mengajak pendengar untuk memilih warna romansanya sendiri secara bebas. Lalu, “Cities Not Like You” mengisahkan bagaimana kehidupan percintaan tidak selalu sama dengan apa yang diceritakan oleh masyarakat, khususnya mereka yang berada dari perkotaan.

Kemudian, Trip on Duty menjadikan lagu ketiga, yaitu “Anestesi”, sebagai peredam rasa rindu terhadap keluarga bagi para pendengar di tengah hiruk-pikuk kesibukan yang dijalani setiap harinya. Di lagu keempat, yakni “Sinistra”, Trip on Duty menggambarkan begitu banyaknya pemberitaan yang tak pernah usai sehingga menimbulkan berbagai akibat yang tidak diinginkan. “P/108” lantas ditutup dengan “Opresi” untuk mengingatkan pendengar bahwa setiap insan memiliki bentuk perlawanannya masing-masing, bagaimana pun rupanya.

“Kami mendedikasikan perilisan ‘P/108’ ini kepada para musisi yang telah menginspirasi terbentuknya Trip on Duty.”

Kini “P/108” sudah hadir di berbagai platform digital seperti Apple Music, Spotify dan YouTube sejak 6 Februari 2021 lalu. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *