Kabar Keras Dunia: Dari LIGHT THE TORCH Hingga MÖTLEY CRÜE

LIGHT THE TORCH, band yang mempertemukan mantan vokalis Killswitch Engage, Howard Jones, lalu gitaris Francesco Artusato (All Shall Perish) serta bassis Ryan Wombacher (Bleeding Through) telah mengumumkan bakal merilis album studio keduanya, “You Will Be The Death Of Me” pada 25 Juni 2021 mendatang via label Nuclear Blast Records. Sebagai pemanasan, ketiganya telah melepas video klip dari single pembukanya, “Wilting In The Light”.

“You Will Be The Death Of Me” yang beramunisikan 12 lagu digarap di Sparrow Sound, di Glendale, California bersama tim produksi Josh Gilbert dan Joseph McQueen yang tercatat pernah menggarap album milik Bullet For My Valentine, As I Lay Dying dan Suicide Silence. Di lini dram, Light the Torch dibantu oleh Alex Rudinger dari Whitechapel. Sebelum “You Will Be The Death Of Me”, band ini telah merilis album debut bertajuk “Revival” (2018). Tapi saat masih mengibarkan nama Devil You Know, trio ini sudah merilis dua album, yakni “The Beauty of Destruction” (2014) dan “They Bleed Red” (2015).

Setelah lima tahun dalam kevakuman, FEAR FACTORY akhirnya akan memperdengarkan karya rekaman terbaru, berupa single bertajuk “Disruptor” pada 16 April 16 mendatang. Lagu itu dicanangkan bakal menjadi bagian dari album baru, “Aggression Continuum” yang diniatkan rilis akhir tahun ini via Nuclear Blast Records. Saat ini, unit metal bentukan 1989 silam tersebut diperkuat oleh formasi Dino Cazares (gitar), Mike Heller (dram) dan Tony Campos (bass).

Pada 4 Juni 2021 mendatang, BLACK VEIL BRIDES telah menetapkannya sebagai hari perilisan album terbarunya, bertajuk “The Phantom Tomorrow” via Sumerian Records. Sebagai nomor ‘penggoda’, mereka telah memperdengarkan single pembuka berjudul “Fields Of Bone”. Di meja produser, Andy Biersack (vokal), Jinxx (gitar), Jake Pitts (gitar), Christian “CC” Coma (dram) serta personel baru, Lonny Eagleton (bass) dibantu oleh Erik Ron (Godsmack, Dance Gavin Dance). Tahun lalu, Black Veil Brides merayakan peringatan satu dekade album debutnya, “We Stitch These Wounds” dengan merilis versi rekaman ulang karya rekaman tersebut, dan sekaligus diberi judul baru, “Re-Stitch These Wounds”.

Tur reuni yang harusnya digelar RAGE AGAINST THE MACHINE pada Maret 2020 lalu, lalu dijadwal ulang akibat pandemi, kini kembali digodok. Sempat diniatkan berlangsung pada tahun ini, namun rupanya penyebaran virus Covid-19 belum memperlihatkan situasi yang membaik. Tapi tahun depan, kuartet Zack De La Rocha, Tom Morello, Brad Wilk dan Tim Commerford sepertinya lebih yakin tur bakal terealisasi. Sebagai konser pembuka, sudah ditetapkan berlangsung 31 Maret 2022 di El Paso, Texas, AS. Lalu seterusnya, rangkaian tur yang diberi judul “Public Service Announcement Tour” tersebut bakal diboyong juga ke lebih dari 25 lokasi di Amerika Serikat dan Kanada. Rencananya, tur reuni tersebut bakal ditutup di Madison Square Garden pada pertengahan Agustus 2022. 

Berkaitan dengan penyelenggaraan hajatan tahunan Record Store Day (RSD), veteran metal ANTHRAX bakal meluncurkan sebuah desain khusus pemutar piringan hitam (turntable) berukuran mini dalam jumlah terbatas, yang disertai paketan empat piringan hitam 4 inchi yang masing-masing memuat lagu “Madhouse”, “I Am The Law”, “Got The Time” dan “Discharge”. Dua item di atas akan dijual terpisah, masing-masing diproduksi sebanyak 1000 unit saja, dan khusus tersedia via RSD pada 17 Juli 2021. Dan yang menarik, salah satu dari 1000 mini-turntable yang dijual tersebut bakal terselip sebuah Tiket Emas. Bagi yang berhasil mendapatkannya, akan mendapatkan kesempatan berbincang-bincang dengan vokalis Joey Belladonna dan bassis Frank Bello via aplikasi Zoom secara eksklusif.

Masih dari ajang Record Store Day (RSD), band rock dari era ‘80an, MÖTLEY CRÜE bakal merayakan 40 tahun perjalanan karirnya dengan merilis boxset berisi lima album awal mereka, dalam format pita kaset. Produk menarik ini diproduksi terbatas, dan akan diperjualbelikan di seluruh dunia, di berbagai lokasi perayaan RSD pada 12 Juni dan 17 Juli 2021 mendatang. Penjualan keseluruhan album studio MÖTLEY CRÜE sendiri sudah mencapai lebih dari 100 juta di seluruh dunia, dan telah didengarkan sebanyak 1,6 milyar kali di berbagai platform digital. (*)

Kredit foto: Hristo Shindov (Light the Torch)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *