Kuartet hardcore/punk asal Kota Malang, Jawa Timur ini mengeksekusi momentum dengan baik. Adanya perubahan formasi menggiring Take A Stab ke sebuah pergeseran konsep musik, yang berujung pada sebuah single membara bertajuk “7mm”. Karya rekaman tersebut sudah dirilis di berbagai kanal sejak 20 April 2021 lalu, via sebuah label independen yang juga berasal dari Malang, Thronekill Record.
Take a Stab kali ini melecutkan distorsi-distorsi cadas ala New York Hardcore macam Madball, Hatebreed, Incendiary dan King Nine. Mereka menggambarkan, “7mm” yang digarap selama sebulan sedikit berotasi atau berbeda dibanding kontur distorsi serta tempo yang digeber di single sebelumnya, “Feed The Pain” yang dirilis tahun lalu. Juga ada nuansa metal yang dibawa oleh Denggan, gitaris terbaru mereka.
“Sound dan lead gitarnya menonjolkan nuansa metallic hardcore (H8000), karena gitaris kami yang lama masih break dan kami dapat gitaris baru. (Single) yang sekarang lebih condong ke crossover serta nuansa-nuansa H8000, dan teknik vokalnya juga cenderung ke metal, tapi tetap menjaga musik hardcore punk itu sendiri,” seru Take a Stab kepada MUSIKERAS, menegaskan.
.
.
Oh ya, sedikit informasi tentang H8000. Istilah itu merujuk pada skena hardcore terbesar di Belgia, yang mulai dipopularkan pada awal era ‘90an. Huruf ‘H’ adalah ‘hate’ untuk merepresentasikan kesan marah dan keras, sedangkan ‘8000’ mengacu pada kodepos area West Flanders yang dimulai dari angka 8000.
Lagu “7mm” sendiri merupakan bentuk ungkapan rasa keresahan Take A Stub yang merasa harus menghadapi suatu masalah yang sebenarnya tidak mereka kehendaki, sehingga membuat mereka menjadi asing terhadap diri mereka sendiri. “Seperti layaknya kami ditodong dengan (pistol) Magnum di dahi kami sendiri,” ujar Muhammad Nur Imam Firmansyah a.k.a. Firman, sang vokalis.
Take A Stab yang juga diperkuat Muhammad ‘Vio’ Haqi (bass) dan Muhammad Alifian Permadi (dram) menggarap “7mm” selama sekitar sebulan. Hampir keseluruhan proses perekaman pengisian instrumen dilakukan secara mandiri. Kecuali untuk vokal, mereka mengeksekusinya di Norax Record, sementara untuk pemolesan mixing diserahkan ke teman mereka.
Single “7mm” merupakan gebrakan awal Take A Stab menuju perilisan sebuah album mini (EP) bertajuk “The Real Deal”. Sejauh ini proses penggarapannya sudah mencapai sekitar 50%, dan mereka berharap bisa mengejar target perilisan di September 2021. (aug/MK02)