Jelang Satu Tahun, SROM ‘Panaskan’ Trilogi Ganas “Rock On Metal Brotherhood”

Tak terasa, hampir setahun sudah “Seduluran Rock On Metal” (SROM) berkontribusi di ranah musik keras Tanah Air lewat rilisan serial album kompilasi yang menampung berbagai unit pejuang musik cadas independen ‘bawah tanah’. 

Gebrakan awal SROM – sebuah gerakan yang terbentuk sejak 25 Oktober 2017 dari persaudaraan di sebuah aplikasi WhatsApp – adalah merilis album kompilasi “Rock On Metal Brotherhood Vol. 1” pada Juli 2020 lalu. Dan kini, deraan pandemi yang tak berkesudahan berhasil mereka manfaatkan secara maksimal dengan terus melahirkan serial lanjutan kompilasi tadi. 

Sejauh ini, SROM sudah merilis hingga tujuh seri, yang mana di antaranya memuat karya-karya berbahaya dari para band cadas seperti Wafat, Salahudin Al Ayubi, Fasik, Fatal Energy, Last Blood, Rudal Squad, Lose It All, Eternal Desolator, Angel of Death, Gaijin, War of Pain, Noxa, Mortal Darkness, Fraud, Fear Inside hingga Siksa Kubur. 

Nah, menyambut peringatan ulang tahun pertama serial album kompilasi tersebut, SROM telah mengumumkan bakal melampiaskan tiga rilisan sekaligus pada Juli 2021 mendatang. Trilogi karya ganas berformat cakram padat (CD) tersebut masing-masing bertajuk “Rock On Metal Brotherhood Vol. 8: SROM of the Darkness”, “Rock On Metal Brotherhood Vol. 9: SROM of the Death” dan “Rock On Metal Brotherhood Vol. 10: SROM of the Core”.

Kali ini yang dilibatkan antara lain band-band berbahaya seperti Decayed Flesh, Psikopat, Fatality, Enemy Inside, Viscral, Lemurian Codex hingga Warkvlt. Untuk mempromosikan album trilogi tersebut, rencananya SROM juga bakal menggelar seremoni peluncuran resminya di beberapa kota di Indonesia.

“Terimakasih kami ucapkan atas segala support-nya, atas segala posting-an sehingga SROM Movement tetap berdiri tegak sampai sekarang. SROM bukanlah apa-apa tanpa dukungan dari sedulur semua. Dengan adanya pandemi Covid-19 telah memberikan pembelajaran untuk memanfaatkan waktu, sehingga bisa melahirkan sebuah karya yang membuat kita bangga. Bangga terhadap hasil kreativitas dan memberikan bukti bahwa waktu tidak terlewati dengan hal yang sia-sia. Pandemi boleh saja membatasi ruang gerak jasmani kita, tetapi itu tidak bisa membatasi segala bentuk kreatifitas kita,” urai pihak SROM via siaran persnya, semangat.

Saat ini, pemesanan awal (pre-order) trilogi “Rock On Metal Brotherhood Vol. 8,9,10” sudah dibuka. Dan dari setiap pembelian satu keping CD album kompilasi tersebut, pihak SROM bakal menyisihkan Rp. 5000 untuk kebutuhan donasi, yang antara lain ditujukan untuk membantu para penghuni grup SROM yang sedang tertimpa musibah. Untuk info lebih detail, bisa mengeceknya di situs resmi www.srom-official.com atau via Instagram @sromofficial2020. (*/MK03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
ioewyrm
Read More

IOEWYRM: Bangkitkan Metalcore Era 2009-2014

Di album mini (EP) “Act 1: From The Past”, IOEWYRM tak hanya bernostalgia, tapi menegaskan misi menghidupkan kembali spirit autentik metalcore.
510
Read More

510: Ide Liar dalam Konflik Spiritual

Layaknya tabir yang tak bisa diterka, 510 selalu memberikan kejutan. Kali ini lagu baru yang semakin eksploratif, sebagai bagian dari amunisi album baru.
superficialist
Read More

SUPERFICIALIST: Konsep Rock yang Tidak Biasa

Menggeliat di era pandemi, superficialist lalu mengalami pergantian formasi hingga akhirnya terbentuk konsep rock unik yang segera terabadikan dalam album.