GOODTIMES Bersama RAY PRASETYA Serukan Perlawanan

Tiga musisi yang berkolaborasi di band modern rock asal Jakarta ini, sama-sama datang dari keluarga musisi yang cukup punya nama besar di dunia musik Indonesia. Ada gitaris Yai Item, yang merupakan putra dari gitaris legendaris Jopie Item, serta adik bungsu dari penyanyi Audy Item dan gitaris Deadsquad, Stevi Item. Lalu ada vokalis Dea Arya Pramesti alias Bamba yang tak lain adalah adik dari Pia Fellini, eks vokalis Utopia. Terakhir dramer Gilang Prass, adalah keponakan dari Tyo Nugros, eks dramer Dewa 19.

Tapi ketiganya sepakat menanggalkan bayang-bayang musisi besar di belakang mereka, dan berusaha mengedepankan kejujuran dalam berkarya. Seperti yang dibuktikan Goodtimes lewat single terbaru bertajuk “Lawan”. Lagu yang diedarkan via label Halona Records ini bertutur tentang perjuangan melawan ketakutan dan ketidakpastian. Bamba mengatakan, lagu tersebut bisa bermakna banyak hal, termasuk dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, dimana semua orang dituntut untuk bertahan melawan keadaan.

Eh, Goodtimes sendiri sebelumnya sudah memulai geliatnya di skena rock lewat album mini (EP) “Hello!” yang dirilis pada Maret 2020 lalu. 

Dalam penggarapan single “Lawan”, Goodtimes kali ini berkolaborasi dengan Ray Prasetya, seorang musisi berbakat yang kiprahnya sudah tak diragukan lagi di dunia musik. Ray tercatat sebagai dramer dari sejumlah penyanyi papan atas di Indonesia seperti Agnez Mo, Rossa, Bunga Citra Lestari hingga Isyana Sarasvati.

.

.

Lagu “Lawan” sendiri lahir dari gagasan Yai Item, yang mulai menulisnya sekitar April 2020 silam, saat pandemi baru memulai serangannya. Lalu proses pembentukan aransemennya digarap bersama Ray Prasetya yang dipercayakan menjadi produser musik di karya Goodtimes ini.

“Kami mulai produksi dari akhir Desember sampai sekitaran April 2021. Untuk rekaman dram dilakukan di Bro’s Studio, Jakarta dan untuk gitar, bass, vokal dan lain-lain direkam di studio pribadi Ray Prasetya,” ungkap Yai kepada MUSIKERAS, lebih detail.

“Lawan” adalah lagu pertama yang membuka jalan menuju perilisan album Goodtimes. Menurut Yai lagi, proses penggarapan keseluruhan materi kini sudah rampung semua. Eksekusi pemolesan mixing album berisi 10 lagu tersebut ditangani oleh dramer Alectrona dan engineer dari Yogyakarta, Winaldy Senna. Sementara untuk mastering diserahkan kepada Ted Jensen dari Sterling Sound, di Amerika Serikat. 

Sebelum dirilis penuh sebagai album, Goodtimes akan menyicilnya, dengan merilis lima single setiap dua bulan, dimulai dari lagu “Lawan” pada 25 Mei 2021 lalu, hingga perilisan album pada Maret 2022 mendatang.

Untuk konsep musikal, Yai menyebut “Lawan” serta materi album keseluruhan kurang lebih berada di wilayah modern pop rock. Karena menurutnya, nuansa musik lagu tersebut modern rock, tetapi notasi lagunya cukup pop.

“Kalau aransemennya diperhalus mungkin jadi terasa jadi lagu pop,  hahaha! Kalau referensi (musik) kayaknya antara Goodtimes dan Ray sendiri berbeda-beda. Tapi jujur, selama pembuatan single atau album ini gue pribadi malah lebih sering dengerin podcast, hahaha! Jadi lebih mengalir aja.”

“Lawan” kini sudah bisa didengarkan via berbagai platform digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Deezer, Tiktok dan YouTube. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts