Sempat mengalami kebingungan lantaran terhadang pembatasan akibat pandemi, membuat rencana peluncuran album mini (EP) milik unit deathcore asal Garut, Jawa Barat ini tertunda. Paling utama, kebimbangan mereka lebih mengacu pada langkanya kesempatan untuk menggelar pertunjukan sebagai salah satu sarana berpromosi.
Namun akhirnya – masih di tengah pandemi – para personel Soul of Silence yang diperkuat oleh M. Nur Ramdan (vokal), Lukman Hakim (gitar), Ahmad Maulana (gitar), Rivan Jaenudin (bass) dan M. Sirri Faidulloh (dram) memutuskan untuk merilis EP mereka yang bertajuk “Buried” bulan ini.
Di karya terbaru tersebut, Soul of Silence menggeber empat komposisi keras nan bergemuruh, yang masing-masing berjudul “Terpendam” – single pertama mereka setelah terbentuk pada 24 Juli 2018, lalu “My Life”, “Zeus of Yunan” serta “Busuk”. Keseluruhan konsep lirik berkisah tentang terkuburnya amarah, banyaknya omong-kosong dan keinginan untuk berubah ke arah yang lebih baik serta sedikit keluh kesah masyarakat menghadapi serangan Covid-19 saat ini.
“Konsep kami di EP ini mendeskripsikan tentang seseorang yang mempunyai kekesalan atau amarah karena sesuatu, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa dan harus mengubur amarahanya. Sama halnya dengan judul EP kami yaitu ‘Buried’, yang artinya ‘terkubur’,” urai pihak band kepada MUSIKERAS, menjelaskan.
.
.
Proses pembuatan “Buried”, menurut Soul of Silence, berlangsung lumayan lama. Pasalnya, dalam perjalanannya, secara teknis mereka harus melakukan beberapa perubahan aransemen. Selain itu, juga adanya hambatan dalam proses rekaman akibat pandemi, yang mengharuskan mereka tetap berada di rumah.
“Waktu perekaman juga tidak hanya selesai dalam satu hari. Untuk proses rekaman empat lagu, kami membutuhkan kurang lebih seminggu. Lalu proses pengeditan, mixing dan mastering membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan. Proses tracking dilakukan di studio musik Rugeri dengan operator Herwan Wahyudin dari band Insidious.”
Bagi Soul of Silence, hasil akhir empat lagu yang menjadi amunisi “Buried”, dengan referensi yang sebagian besar terpengaruh konsep dari band-band luar seperti Sign of the Swarm, Chelsea Grim serta Miss May I, sangat memuaskan mereka. Dan jika harus memilih, mereka menyebut komposisi “Busuk” sebagai favorit mereka.
“Karena lagu terakhir di EP ini proses pembuatannya dan saat proses tracking sangat singkat, namun mempunyai musik yang sangat khas akan genre deathcore serta beat yang lumayan menguras tenaga.”
Untuk mendapatkan kemasan fisik dari rilisan album “Buried” ini, pemesanannya bisa langsung dilakukan di akun Instagram mereka, @soulofsilence_official. (mdy/MK01)