Dari Medan, DISPISTOS Lesatkan Debut Thrash Metal ke Atas Langit

Unit cadas asal kota Medan, Sumatera Utara ini ingin menggiring pendengar lagu mereka untuk turut merasakan suasana mencekam dan terasa sedang berada di atas langit. Lewat single debutnya yang bertajuk “Space Tin Katara”, nuansa itu diperkuat dengan taburan efek suara petir yang bergemuruh, yang memicu fantasi seolah sedang berada di angkasa.

Di “Space Tin Katara” ini sendiri, Dispistos yang diperkuat formasi Ilham Maulana Sitepu a.k.a. Gendown (vokal), Singgi Pratama (gitar), Ai Simangunsong (bass) dan Chairull Rozi a.k.a. Ozi Wawo (dram) mengangkat cerita tentang perlawanan terhadap sebuah kutukan serta perebutan kekuasaan. Sebuah kisah yang disadur dari kisah mitos tentang Hercules, manusia setengah Dewa asal Yunani yang dikutuk oleh ayah kandungnya sendiri, Zeus. 

Proses penggarapan “Space Tin Katara” dilakukan di FrogBalls Records, label rekaman mereka, dan diproduseri oleh Giffarie Ownie. Dispistos membutuhkan waktu selama kurang lebih sebulan, dimulai dengan penggodokan guide, pencarian karakter sound hingga proses mixing dan mastering.

.

.

Sementara dari segi musikal, “Space Tin Katara” digeber dengan keganasan distorsi thrash metal yang kental. “Kami ambil genre musik thrash metal, yang pernah eksis di tahun ’80 hingga ‘90an. Salah satunya dari The Big Four, yang kita tahu ya… Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax,” cetus pihak Dispistos kepada MUSIKERAS memperjelas.

Sedikit tentang Dispistos. Band ini baru terbentuk pada 5 Mei 2021 lalu, dan mengambil ide namanya dari bahasa Yunani yang berarti ‘skeptikal’ atau sebuah keraguan. Sebelumnya, Dispistos yang digagas oleh Ozi sempat menggunakan nama Society Fears.

Setelah perilisan single “Space Tin Katara”, Dispistos rencananya langsung meneruskan ide-ide kreativitas mereka ke penggarapan album mini (EP) yang saat ini sudah mulai dikerjakan. “Space Tin Katara” yang kini sudah tersedia di platform digital seperti Spotify, Amazon Music, Apple Music, iTunes dan Deezer sendiri merupakan kisi-kisi dari EP yang rencananya dirilis tahun depan tersebut. (aug/MK02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
gutter cvlt
Read More

GUTTER CVLT: Kebrutalan yang Tertunda

Tertunda sejak 2020 lalu, akhirnya album debut Gutter Cvlt berhasil dirilis resmi, yang gabungkan agresivitas death grind dengan atmosfer kelam black metal.
drag me
Read More

DRAG ME TO HELL: Bangkit Tanpa Kompromi

Usai masa vakum panjang, Drag Me To Hell gaungkan era baru sekaligus fondasi arah musikal terkininya, lewat album mini (EP) bertajuk “Reign of Tyranny”.
thornslug
Read More

THORNSLUG: Muntahan Kelam di EP Debut

Perkenalan Thornslug, baurkan tema-tema kelam seperti keputusasaan, nuansa thriller dan horor di album mini (EP) debut yang berdistorsi berat dan tebal.