Pedal Overdrive BARON LEGACY Resmi Diluncurkan dan Akan Dilelang!

Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang. Musisi wafat mewariskan karya. 

Musisi dan gitaris Aria Baron Suprayogi, atau yang akrab disapa Baron, telah meninggalkan dunia yang fana ini pada 29 Juni 2021 lalu. Namun karya-karya yang ditinggalkannya tak lekang usia. Pentas musik Tanah Air mengenangnya sebagai seorang musisi yang produktif, yang antara lain punya andil besar meroketkan nama band rock senior seperti /rif serta Gigi. Di sisi lain, Baron juga dikenal sebagai gitaris berkarakter rock yang nyentrik, serta sarat luapan dedikasi. Dan dunia gitar dengan segala tetek-bengek teknisnya merupakan taman bermain favorit Baron.  

Kini, meski secara fisik Baron sudah tiada, namun semangatnya tetap hadir melalui passion, khususnya yang berhubungan dengan dinamika pergitaran di Indonesia. Kemarin (12/10), salah satu impian Baron yang belum sempat terselesaikan di masa hidupnya, telah diwujudkan. Sebuah pedal efek Baron Legacy jenis overdrive diluncurkan secara resmi oleh Hari Hari Musik (HHM), Jakarta. 

Pedal overdrive yang dilengkapi dengan N.O.S. (New Old Stock) MC 4558 IC by Motorola tersebut diproduksi oleh HHM dalam jumlah sangat terbatas, yakni hanya 25 unit. Dan dua di antaranya bernomor seri 001H dan 001F, masing-masing khusus diberikan kepada Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. A.M. Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara yang sudah dianggap sebagai keluarga dekat Baron, serta untuk pihak keluarga Baron sendiri. Sementara satu lagi yang bernomor seri 001B akan dilelang untuk umum, yang mana hasilnya diniatkan sebagai biaya untuk pengembangan studio musik pribadi Baron, agar operasionalnya tetap berlanjut sehingga bisa bermanfaat buat musisi lain yang ingin menggunakannya.

“Hasil lelang untuk (biaya) kelangsungan studio milik Baron, untuk melanjutkan cita-cita Baron lainnya, supaya tidak terhenti,” ujar Febrina Baron, istri mendiang Baron, memperjelas.

Pada tampilan fisik pedal overdrive Baron Legacy tersebut, tertera tulisan “Dont cry because its over, smile because it happened. Lopee you Bah!”. Menurut Pak Arifin, pemilik HHM, kalimat itu sengaja dicantumkan untuk mengenang pesan dari mendiang Baron yang selalu mengajak orang-orang untuk tidak bersedih. 

Adalah inisiatif Febrina, pada hari ketujuh setelah berpulangnya Baron, yang menghubungi Arifin dan menyampaikan niatnya untuk meneruskan proyek pedal gitar Baron dan menjadikannya sebagai salah satu warisan (legacy) yang layak direalisasikan. Menurut Febrina, upaya membuat pedal gitar dengan brand Baron tersebut didekasikan bagi para sahabat, dunia musik, penggemar dan kolektor yang memiliki perhatian pada Baron serta dedikasinya di dunia musik. 

Ya, sebelum berpulang, Baron memang sempat sangat intensif bertemu dengan Arifin untuk merancang proyek pedal tersebut. Di mata Arifin, Baron adalah penggagas yang sekaligus juga memiliki kapasitas menghasilkan pedal gitar yang mumpuni. 

“Mas Baron sangat terkenal akan telinga emasnya. (Pendengarannya) Sangat tajam, sangat teliti. Kalau memang ada yang kurang, dia akan langsung bilang. Saya nggak bisa main gitar, tapi saya cinta dunia elektronik. Saya bisa merancang skematik dan membayangkan hasil suaranya. Saat bekerja dengan beliau, saya semakin dekat melihat langsung bagaimana Baron sangat cerdas mengenali nada. Jadi inilah pedal gitar dengan kualitas maksimal yang diverifikasi langsung oleh Baron,” urai Arifin meyakinkan, yang mengakui sempat urung dan kehilangan semangat untuk meneruskan proyek tersebut saat mendengar kepergian Baron.

Tentang pedal gitar Baron Legacy edisi khusus 001B yang bakal dilelang, dilengkapi dengan kemasan (hardcase) eksklusif dan disertai sertifikat bertandatangan Febrina. Arifin dan Febrina berharap, pedal tersebut akan dimenangkan oleh pihak yang bersungguh-sungguh bermaksud memilikinya, dan punya hasrat serta perhatian besar untuk kemajuan dunia musik. Lelang akan diselenggarakan secara virtual pada 16 Oktober 2021. Mereka yang berminat mengikutinya dapat mendaftarkan diri dengan mengisi formulir yang dapat diakses pada link: http://l.youb.id/BaronPedal sebelum 14 Oktober 2021. 

Oh ya, bersamaan dengan peluncuran pedal gitar tersebut, juga diperkenalkan Baron’s Corner di markas HHM. Sebuah sudut yang memajang sejumlah gitar Baron dan berbagai aksesoris yang sangat lekat terhadap kepribadiannya. Baron’s Corner juga diharapkan dapat menjadi sarana berkumpulnya orang-orang yang satu pemikiran dengan Baron, sekaligus sebagai wahana untuk merawat ‘warisan’ Baron. Dalam konteks bermusik, adalah melestarikan semangat dan terutama pemikiran, yang pernah dihasilkan atau disampaikan Baron sepanjang hidupnya. (mudya/MK01)

Kredit foto Baron: @warprocks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *