Unit rock asal Batam, Kepulauan Riau ini berkonsep unik. Kurang lebih, mereka melebur musik dengan dunia fiksi, khususnya seni komik dari Jepang, manga. Konsep itulah yang dituangkan oleh Bedfxrd dalam lagu rekaman tunggal pertamanya yang diberi judul “Broken Tounge”, yang sudah diedarkan sejak 22 Februari lalu.
“Broken Tounge” sendiri merupakan kisah pembuka dalam proyek manga “Byron Saga”, yang rencananya bakal dibuat per lagu. Byron – atau lengkapnya Byron Burkhardt – adalah tokoh utama di cerita fiksi tersebut, sekaligus menjadi ‘gitaris tambahan’ di Bedfxrd, melengkapi formasi Aditya Damora Simamora (vokal), Dwi Setya Mahardi Raharjo (gitar), Fredy S Nainggolan (gitar), Hasroy (bass) dan Resky Hendra Batara Yudha (dram).
“Jadi untuk ‘Broken Tounge’ sendiri akan memiliki manga yang akan berlanjut ke lagu kedua dan berikutnya, dan sosok Byron sendiri merupakan personel fiksi dari Bedfxrd yang menjadi pilar utama untuk cerita Bedfxrd sendiri. Mungkin untuk contoh seperti manga ‘Beck’ yang mengangkat tema musik,” urai pihak band kepada MUSIKERAS memperjelas konsepnya.
Proses perekaman “Broken Tounge” dilakukan Bedfxrd secara mandiri dan sebenarnya sudah diselesaikan sejak dua tahun yang lalu. Namun karena terjegal beberapa kendala, disamping proses revisi sana-sini demi memaksimalkan performa lagu.
“Untuk penggarapan video, kami juga melakukannya secara mandiri, karena salah satu dari kami juga seorang videografer, dan sebenarnya personel kami terdiri dari orang-orang yang bergerak di bidang visual, seperti desainer grafis, fotografer dan videografer.”
.
.
Dari segi musikal, Bedfxrd lebih senang menyebut musiknya berada di jalur alternatif. Artinya, agar mereka bisa bebas memasukkan berbagai elemen tanpa harus terikat pada genre tertentu. “Kami ingin membuat musik yang bebas tidak terbatas, seperti di lagu ‘Broken Tounge’, kami memasukkan vibes Jepang dan nuansa emo. Mungkin ke depannya kami bakal lebih eksplor lagi seperti menggabungkan math rock dengan shoegaze. Mungkin…,” seru mereka meyakinkan.
Kisah perjalanan terbentuknya Bedfxrd sendiri dimulai pada akhir 2019 lalu. Berawal dari pembicaraan antara Aditya dengan Fredy di situs jejaring sosial Instagram. Merasa cocok, keduanya lantas sepakat membentuk band dan mengajak kenalan masing-masing untuk memperkuat formasi. Seluruh personel juga lantas sepakat menggunakan Bedfxrd sebagai identitas band, yang terinspirasi dari nama sebuah kota di Inggris. Dalam proses penggarapan lagu, mereka akhirnya mengembangkan sebuah konsep karakter fiksi yang bernama Byron untuk menjadi personel keenam Bedfxrd. Pada pertengahan 2021, sosok Byron tersebut lalu direalisasikan oleh seorang ilustrator dari Jakarta bernama Ishmah Shabbrina a.k.a. Madishon.
Setelah perilisan “Broken Tounge”, Bedfxrd kini tengah berkutat merampungkan manga chapter 1, sambil menyiapkan atau merekam lagu 5-6 lagu berikutnya. Mereka berharap, Byron Saga tersebut bisa kelar tahun depan. (mdy/MK01)