Ya, kemarin, band rock legendaris kebanggaan Indonesia ini tepat berusia 49 tahun. Sebuah perjalanan karir yang sangat panjang tentunya. Bahkan God Bless menjadi satu-satunya band rock Indonesia dari era 70-an yang masih berkibar hingga hari ini. Tidak sekadar bertahan untuk tidak bubar loh, tapi band ini – terlepas dari kerapnya terjadi pergantian personel – tetap aktif tampil di panggung dan terbilang masih produktif dalam pentas rekaman. Bahkan Mei tahun lalu, God Bless masih melepas lagu rilisan tunggal baru bertajuk “Mulai Hari Ini”.
“Sebuah rentang waktu yang panjang namun semoga masih jauh dari titik finish. Oleh karena itu kami, God Bless, tetap akan terus memaksimalkan kreativitas untuk terus berkarya baik melalui medium panggung maupun rekaman,” demikian tekad God Bless yang disampaikan via akun Instagram resmi mereka.
Kebetulan bertepatan dengan momen Halal Bihalal usai perayaan Idul Fitri, God Bless pun menggelar hajatan syukuran hari jadi di kediaman gitaris Ian Antono, di kawasan Cibubur, Jakarta Timur kemarin sore hingga malam. Acara tiup lilin dan doa bersama berlangsung meriah dan sarat suka cita, karena tidak hanya dihadiri para personel band, anggota keluarga besar dan manajemen God Bless, namun juga beberapa rekan musisi yang selalu mendukung kiprah God Bless atau yang pernah terlibat langsung dalam catatan sejarah mereka.
Di antaranya, hadir dua mantan dramer God Bless, yakni Teddy Sudjaya dan Yaya Moektio, gitaris Eet Sjahranie yang pernah memperkuat God Bless era album “Raksasa” dan “Apa Kabar?” serta bassis Arya Setyadi yang belakangan menggantikan sementara posisi Donny Fattah untuk beberapa kesempatan manggung. Donny sendiri baru saja menjalani operasi bypass jantung dan kini masih dalam kondisi pemulihan.
Musisi lainnya, tampak pula gitaris Dewa Budjana, Tohpati, Toto Tewel, dramer Rere Reza (Grassrock) dan Richard Mutter (PAS), solis rock Roy Jeconiah serta penyanyi senior Camelia Malik, yang juga merupakan adik dari vokalis dan pendiri God Bless, Achmad Albar.
.

.
Di antara tamu terbatas yang diundang, hadir pula Hendra Lie, sosok pengusaha yang pernah menjadi manajer sekaligus produser di awal perjalanan karir God Bless, serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia, Drs. Teten Masduki yang mengaku sebagai penggemar berat God Bless.
“Senang sekali kita semua masih bisa kumpul di usia 49 tahun God Bless, sekalian Halal Bihalal, masih bisa tatap muka dan ngobrol bersama. Tahun depan kami akan merayakan usia yang ke-50 tahun. Kami akan menggelar konser, doakan kami sehat agar kami bisa tampil (dalam konser dan tur) tahun depan,” ucap Achmad Albar dalam sambutannya.
God Bless sendiri memproklamirkan kelahirannya pada 5 Mei 1973 silam, saat tampil di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Sebelumnya, sempat mengibarkan nama Crazy Wheel, yang terbentuk ketika Achmad Albar baru kembali ke Tanah Air setelah beberapa tahun tinggal di Belanda. Kala itu, ia mengajak gitaris Ludwig Lemans, dramer Fuad Hassan, kibordis Deddy Dores dan bassis Donny Fattah. Setelah mengubah nama menjadi God Bless, karir band ini selanjutnya bergulir dengan diwarnai beberapa kali bongkar pasang personel.
Saat ini, God Bless masih diperkuat oleh Achmad Albar, gitaris Ian Antono dan Donny Fattah, personel asli dari tiga album awal mereka; “God Bless/Huma di Atas Bukit” (1975), “Cermin” (1980) dan “Semut Hitam” (1988). Lalu ada kibordis Abadi Soesman yang sempat menggantikan mendiang Jockie Suryoprayogo di penggarapan album “Cermin” (1980) serta personel termuda, dramer Fajar Satritama yang resmi bergabung pada 2012 dan lantas dilibatkan di penggarapan album “Cermin 7” (2017).
Selain konser untuk merayakan usia 50 tahun, tahun depan, kubu God Bless telah menyiapkan sejumlah rencana. Akan ada penerbitan buku biografi yang ditulis oleh wartawan sekaligus pengamat musik senior Denny MR, pembuatan film dokumenter, serta peracikan album baru yang beramunisikan lagu-lagu lama yang diinterpretasi ulang dengan balutan orkestra. Rencananya melibatkan Czech Symphony Orchestra. Sementara seluruh komposisi yang terdapat di album tersebut, bakal diaransemen secara khusus oleh God Bless bersama Tohpati.
Sangat menarik dan semoga berjalan lancar. Panjang umur, God Bless! (mdy/MK01)