Ini Alasan Utama DEADSQUAD Menggaet Vicky Mono

Desas-desus yang cukup berisik di ranah musik keras ‘bawah tanah’ seputar teka-teki posisi vokalis di tubuh Deadsquad akhirnya terjawab tuntas. Lewat sebuah unggahan di akun Instagram resmi mereka hari ini, unit extreme death metal senior asal Jakarta tersebut mengumumkan frontman terbarunya. Ya, seantero jagat metal Tanah Air rasanya sudah mengetahuinya… ‘nyawa baru’ itu adalah Vicky Mono, mantan vokalis band modern metal kebanggaan metalhead Bandung, Burgerkill.

Momentum itu, dicetuskan bersamaan dengan peluncuran karya lagu rilisan tunggal terbaru Deadsquad bertajuk “Enigmatic Pandemonium”, yang sudah diperkuat vokal dan lirik ciptaan Vicky. Lalu bersama formasi gitaris Stevie Morley Item dan Karisk, bassis Shadu Rasjidi serta dramer Roy Ibrahim, Vicky juga telah dipastikan bakal tampil membawa bendera Deadsquad di panggung Hammersonic Festival pada 19 Maret 2023 mendatang.

Lalu apa yang terjadi dengan Agustinus Widi, vokalis sebelumnya yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar resmi? “Widi resigned sejak Februari 2022,” cetus Stevi kepada MUSIKERAS singkat, tanpa merinci lebih jauh alasannya.

Widi sendiri sempat menjadi bagian dari kekuatan Deadsquad, sejak Agustus 2021 dan dilibatkan di penggarapan album “Catharsis”, yang telah diedarkan ke berbagai platform digital sejak 25 Februari 2022 lalu. Setelah itu, Widi tak pernah lagi terlihat di unggahan Deadsquad. Ia juga lantas menghapus nama Deadsquad di akun Instagram pribadinya. Terakhir, tepatnya sekitar dua jam lalu, Widi memamerkan fotonya di atas panggung, sudah bersama band lamanya, Genocide.

Peresmian Vicky Mono sendiri terbilang menggegerkan. Sebuah manuver yang tak terlintas di bayangan banyak orang. Apa alasan Deadsquad memilihnya?

“Apabila ada pertanyaan,” ujar Stevi lagi, “‘Kenapa Vicky Mono?’… itu menjadi pertanyaan yang bisa dijawab dengan pertanyaan juga. Kenapa enggak?!” 

Lebih jauh, Stevi menyebut kualitas performa Vicky di lagu terbaru “Enigmatic Pandemonium” juga bisa menjawab pertanyaan tadi. Karena baik lirik maupun pola vokal serta karakter yang diciptakan dan yang ditampilkan oleh Vicky Mono dirasakan sangat cocok dan bisa menyatu dengan arah musik yang dituju Deadsquad.

“Itu merupakan salah satu yang utama dari beberapa kualitas terbaik lainnya yang ada pada Vicky Mono. Sebagai seorang vokalis, seorang performer, Vicky mengantongi jam terbang yang tinggi sebagai frontman di masa aktifnya bersama Burgerkill terdahulu. Deadsquad dan Burgerkill (sendiri) juga sering sharing stage bersama.”

“Enigmatic Pandemonium” sendiri digarap Deadsquad dalam seminggu, mulai pengonsepan hingga tracking selesai. Tapi eksekusi rekaman setiap instrumen yang dilakukan di studio pribadi Stevi hanya berlangsung sehari. Akhir Juni, keseluruhan proses rampung dan langsung dikirimkan ke Christian Donaldson untuk pemolesan mixing dan mastering. “Enigmatic Pandemonium” merupakan kerja sama kedua kalinya antara Deadsquad dengan gitaris band death metal legendaris, Cryptopsy tersebut. Sebelumnya, Christian juga terlibat di produksi album “Catharsis”.

Sejauh ini, DeadSquad yang mulai menggebrak skena metal Tanah Air sejak 2006 sudah menghasilkan empat album penuh, yaitu “Horror Vision” (2009), “Profanatik” (2013), “Tyranation” (2016) dan “Catharsis”. Sepanjang karirnya kerap diwarnai perubahan formasi. Sebagian besar mantan personelnya kini melanjutkan karir di band Hellcrust, Darksovls dan BongaBonga. Sementara Vicky, sebelumnya tergabung di Burgerkill periode 2007 – 2021 dan terlibat di penggarapan album “Venomous” (2011) dan “Adamantine” (2018). (mdy/MK01)

.

Kredit foto: Adi Wirantoko/@warprocks

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
carousels
Read More

CAROUSELS: Metalcore, Synth, Saksofon!

Gagasan lama yang muncul di 2019 silam, akhirnya diwujudkan Carousels di lagu terbarunya. Mengombinasikan synthwave, metalcore dan saksofon!
rahasia intelijen
Read More

RAHASIA INTELIJEN: Berharap Bisa Merilis EP

Unit metal alternatif Jakarta, Rahasia Intelijen akhirnya menguak kasus baru lagi, lewat lagu berlirik tajam, tentang narasi religius yang berlumuran darah.
hellcrust
Read More

Ini Perbedaan HELLCRUST dan DARKSOVLS

Bangun dari hibernasi, Hellcrust rilis lagu terbaru, “Rekonstruksi Kerak Neraka”. Tapi yang mengejutkan, kali ini formasinya sama persis dengan Darksovls!
splitfire
Read More

SPLITFIRE: Dari Club/Cafe ke Panggung Rekaman

Kenyang manggung di berbagai cafe dan club di Indonesia, bahkan hingga ke kawasan Asia Tenggara, kini Splitfire makin mantap selami industri musik rekaman.