BOUNDLESS Lantangkan “Automata” dengan Konsep Nu-Metalcore

Awalnya, unit keras asal Jakarta ini sempat menggeber hardcore modern, yang lantas sempat pula diabadikan lewat sebuah album mini (EP) berjudul “Among Us There Will Be Abandoned” pada 2018 lalu, serta sebuah lagu rilisan tunggal bertajuk “Beautiful Decay” pada tahun berikutnya. Tapi setelah itu, Boundless yang terbentuk pada 2016 mengubah haluan musiknya ke arah metalcore modern. 

Konsep baru ini, kini telah dilampiaskan Ian Roza (vokal), Angki Mujiman (gitar), Dika (gitar), Made Satria (bass) dan Farid Baskoro (dram) lewat dua karya rekaman tunggal bertajuk “Thorn” yang dirilis pada Juli 2021 lalu, serta yang terbaru, “Automata” pada 17 September 2022 lalu.

“Konsep kami sebenarnya lebih ke musik-musik metalcore modern pada umumnya. Referensi musik Boundless tidak jauh-jauh dari band modern metalcore atau nu metalcore (dari Australia dan AS) seperti Alphawolf, Dealer, Varials, Vatican dan lain lain,” seru pihak band kepada MUSIKERAS, mengulas konsep musiknya.

.

.

Tapi ada perbedaan antara “Thorn” dengan “Automata”, jika ditinjau dari eksekusi musiknya. Menurut mereka, kali ini ada penambahan efek sound yang lebih banyak. “Perbedaan ‘Thorn’ dan ‘Automata’ mungkin dari segi sound gitar dan dram. Vokal pun, kami sekarang sudah menambahkan teknik growl. Yang paling signifikan, (adalah) dari tempo dan breakdown yang lebih deep.”

“Automata” yang direkam di Pureless Records sebenarnya sudah dirampungkan sejak Juli lalu. Namun karena banyaknya proses pertimbangan serta penambahan personel baru, jadi Boundless baru bisa memutuskan untuk merilisnya pada September ini.

Rencana ke depan, Boundless kemungkinan masih akan melepas satu rilisan tunggal lagi pada akhir tahun ini, sambil menyiapkan kegiatan-kegiatan manggung.

Saat ini, “Automata” sudah bisa didengarkan di platform digital seperti Spotify dan YouTube. (aug/MK02)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
romo
Read More

ROMO: Sosok Berblangkon dalam Ranah Metal

Lagu kedua dari solois metal berblangkon, ROMO telah diluncurkan ke berbagai gerai digital, dengan konsep musik yang lebih galak, jujur dan gelap.
heri batara
Read More

HERI BATARA: Dari Edane ke Architects?

Heri Batara turun gunung luncurkan lagu rilisan tunggal terbaru bertajuk “We Are Not Fall In” yang berkontur rock modern, sebagai pembuktian eksistensi.