Meski sempat kehilangan personel beberapa bulan ke belakang, tidak membuat unit alternative metal asal Cianjur, Jawa Barat ini kehilangan kendali. Semangat terus berkarya masih berkobar, dan bahkan kini sudah berancang-ancang melepas materi album rekaman penuh perdananya. Tapi sebelumnya, Jensenveil memilih memanaskan mesinnya dengan melepas lagu rilisan tunggal terbaru berjudul “Forgiveness”.
Dari segi musikalitas, nuansa musik band bentukan November 2018 lalu sedikit mengalami perubahan dari paham mereka sebelumnya. Masih berpegang kuat pada akar metal, namun kini dilebarkan ke kedinamisan rock, yang sedikit banyak terpengaruh pergerakan kreativitas band-band dunia macam Architects, Bring Me The Horizon, Fallin In Reverse hingga While She Sleeps.
Kini formasi Jensenveil diperkuat oleh Dwiki Rizki (vokal), Nubi Nurzaman (bass) serta dua personel baru, yakni Rey Prayoga (gitar) dan Diopani Vanvan (dram). Dua nama yang disebut terakhir tersebut banyak membantu dalam proses eksplorasi, mulai dari riff-riff gitar hingga soul yang dibangun.
.
.
“Dalam single ‘’Forgiveness” ini, kami menerapkan genre musik yang berbeda dari yang kami mainkan sebelumnya. Untuk single ini kami lebih ke nu metal dan alternative rock. Dari proses eksplorasi musik selama tiga bulan sampai akhirnya produksi di studio rekaman MR. Record. Produsernya gitaris kami sendiri, yaitu Rey Prayoga,” urai pihak band kepada MUSIKERAS.
Dari segi musikalitas evolusi musik mereka sekarang, lanjut Jensenveil lagi, walaupun mengarah ke rock, akan tetapi tak pernah melupakan akar metal. “Jensenveil sendiri tak pernah terperangkap di dalam skena, yang mungkin ke depannya Jensenveil tak akan berhenti untuk bereksplorasi lagi.”
Lagu “Forgiveness” sendiri bakal menjadi salah satu amunisi di album yang tengah digarap Jensenveil. Pengerjaan keseluruhan sudah berjalan selama 10 bulan, sejak dimulai pada awal 2022. Target perilisannya, jika tak ada pergeseran jadwal, bakal dilepasliarkan pada awal 2023. (aug/MK02)
.
.