ENIGMA ENGINE Panaskan Mesin Hardcore di “Ground Zero”

Mengawali kiprahnya di skena musik keras Tanah Air, pejuang melodic hardcore belia asal Cianjur, Jawa Barat ini pun melepas “Ground Zero” sebagai karya rekaman pertamanya, yang diperdengarkan sebagai sebuah rilisan tunggal. Lagu tersebut sekaligus membuka jalan menuju penggarapan album debut yang rencananya bakal diberi titel “Heartless”.

Muntahan lirik di “Ground Zero” sendiri menceritakan tentang kehidupan seorang manusia yang memulai semua kehidupan dari nol, dimaksudkan untuk mengingatkan manusia agar jangan melupakan asalnya, dan jangan menjadi manusia yang tidak memanusiakan manusia. Itu terungkap di potongan lirik ini; ‘don’t you forget the roots, don’t be a heartless human being’. Harapan yang ingin disampaikan Enigma Engine lewat lirik tersebut, adalah agar manusia bisa menopang kehidupan keluarganya, seperti halnya akar yang menopang pohon dengan kokoh walaupun tidak terlihat oleh dunia luar.

“Ground Zero” adalah lagu pertama yang digarap oleh Enigma Engine. Proses peracikan hingga rekamannya dieksekusi selama satu minggu di Hegemony Studio. Diawali dari rangka musik yang dibuat oleh Lucky Avrillia, yang juga tercatat sebagai gitaris band melodic death metal asal Cianjur, Hegemony of God. Setelah itu dilengkapi di departemen lirik oleh vokalis Gagan Andriana, lalu disempurnakan bersama personel lainnya, Ihsan Fath (dram) dan Muhamad Rizki (bass).

.

.

“Kami ingin mempresentasikan musik hardcore ngebut, yang dipadukan melodic harmonic di bagian chorus. Lagu ini juga diisi oleh vokal tamu Meldalena untuk menambah (unsur) harmonik,” ulas pihak band kepada MUSIKERAS, yang mengakui banyak mendapatkan masukan ide musikal dari band-band dunia macam Counterparts dan Being as an Oceans serta dua pejuang hardcore Tanah Air, Modern Guns dan Feel My Hope.

Seperti yang sudah diungkapkan di atas, Enigma Engine yang baru dibentuk Oktober 2022 lalu juga tengah menyiapkan album, yang dilakukan secara paralel dengan promosi “Ground Zero”. Sejauh ini, mereka telah mengantongi selusin lagu dan kini menyisakan penggarapan lirik dan perekaman vokal. Dicanangkan dalam beberapa bulan ke depan bisa dirampungkan.

“Ground Zero” kini bisa didengarkan melalui berbagai platform digital, di antaranya Spotify, iTunes, Apple Music, Amazon Music, Deezer, Napster, Tidal, iHeartRadio, YouTube, Bandcamp dan Soundcloud. (aug/MK02)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
incremation
Read More

INCREMATION: Kini Dinaungi Label Asal AS

Melalui New Standard Elite, Incremation merilis “Litany of Deliverance” yang sedikit banyak merupakan gambaran awal dari wajah album terbarunya nanti.
analtopsy
Read More

ANALTOPSY: Semakin Sadis dan Gelap

Melalui album mini (EP) “Septic Overload”, Analtopsy melangkah lebih jauh, dengan distorsi yang lebih berat, lebih kotor dan lebih brutal dari sebelumnya.
antrodemus
Read More

ANTRODEMUS: Death Metal 70-an?

Album terbaru Antrodemus, “Annihilation” memperlihatkan arah baru musik mereka yang semakin progresif, yang menyatukan agresi ekstrem dengan refleksi filosofis.
tcwc
Read More

TCWC: ‘Genosida’ Berdaya Ledak Tinggi

Suarakan perlawanan terhadap manipulasi politik dan agama, The Chance We Created (TCWC) melepas lagu baru, sebuah pesan sosial-politik yang sangat berani.