GRAUSIG Meragukan Nyali Tuhan di Lagu Baru

Penayangan perdana video lirik dari lagu rilisan tunggal terbaru, “Tuhan Seperti Tak Bernyali” pada Sabtu, 18 Februari 2023 lalu, menjadi sinyal penanda langkah awal GrausiG dalam menjelang perilisan album penuh terbarunya. Kali ini diberi judul “ANOMI”, dan rencananya akan dirilis dalam bentuk fisik berformat cakram padat (CD) serta kaset pita pada 11 Maret 2023 mendatang. Pengedarnya adalah dua label rekaman independen dari dua negara bertetangga, yakni Playloud Records (Indonesia) dan Goatlordth Records (Malaysia). 

Lirik “Tuhan Seperti Tak Bernyali” sendiri menceritakan tentang kemajuan teknologi yang sayangnya bertolak belakang dengan cara berpikir manusia. Media yang harusnya memiliki peran untuk memajukan peradaban, malah lebih banyak menyajikan ‘racun’ sebagai progamnya. Mati hati nurani para politisi yang disumpah dengan kitab suci malah berlomba demi kepentingan pribadi, manusia berupaya eksis di dunia maya dengan berbagai kebodohannya menimbulkan kekacauan di mana-mana, hingga alam yang dikorbankan demi memuaskan nafsu keserakahan segelintir orang. Itu semua terjadi seakan Tuhan hanya terdiam tak bernyali melihatnya. 

GrausiG yang kini dihuni Slamet ‘Mame’ Kuskaijan (gitar/vokal latar), Robby Agam (gitar), Rodewin ‘Ewin’ Naiborhu (bass), Denny Zahuri (dram) dan vokalis baru, Adam Fauzan menjalani proses kreatif saat mengggarap “Tuhan Seperti Tak Bernyali” sama seperti pengerjaan album-album sebelumnya. Dimulai dengan pembuatan panduan ritem, yang lantas dilanjutkan dengan perekaman isian dram, bass, gitar serta vokal.

“Karena konsep sejak awal, adalah merekam untuk sebuah album penuh,” tutur pihak GrausiG kepada MUSIKERAS menerangkan niat utamanya.

.

.

“Ketika seluruh instrumen dan vokal selesai direkam, (lalu) diadakanlah pemilihan untuk single pertama yang akan disebarluaskan pra rilis album. Maka dipilihlah ‘Tuhan Seperti Tak Bernyali’ karena dianggap mewakili dari keseluruhan lagu yang ada dalam album ‘ANOMI’ nanti. Juga terdapat dua lagu yang sebelumnya sudah pernah diedarkan pada tahun 2021 lalu, yaitu ‘God, is it?’ dan ‘Master Demagogi’. Tetapi dalam pengerjaan album ini, kedua lagu tersebut direkam ulang dengan tata suara yang serupa dengan lagu lainnya.”

Sebenarnya, secara musikal, tidak banyak yang berubah di album baru grausiG, jika dibandingkan dengan materi album sebelumnya. Mereka memastikan tetap bernuansa death metal, hanya lebih terkonsep komposisi aransemennya serta ditekankan unsur groove dalam setiap lagunya. “Pemilihan sound pada album ‘ANOMI’ ini dibuat lebih modern agar lebih catchy, dengan tetap mengombinasikan sound asli GrausiG sebagai benang merah dengan album-album sebelumnya.”

Yang berbeda, tentunya hanya di lini vokal. Kini ada Adam Fauzan yang masuk menggantikan Isma “Bolonk” Sulaiman sebagai vokalis. Bolonk mundur dari formasi GrausiG lantaran mengalami penurunan masalah kesehatan sehingga menjadi kendala ketika pengerjaan album sampai pada bagian vokal. 

“Pergantian personil pasca perilisan single ‘God, is it?’ adalah salah satu penyebab mundurnya produksi album ‘ANOMI’. Awalnya, menurut rencana akan dirilis pada pertengahan 2022, tapi mundur hingga 11 Maret 2023 yang akan datang.”

Menurut bocoran dari GrausiG yang disampaikan kepada MUSIKERAS, album “ANOMI” nantinya bakal disesaki sebanyak delapan lagu beringas. Namun karena ingin pendengar terlebih dahulu fokus pada lagu “Tuhan Seperti Tak Bernyali”, maka mereka belum bisa menyebutkan detail atau judul-judul lagunya.

Sebelum “ANOMI”, band bentukan 1989 silam ini telah merilis empat album penuh, yakni “Abandon, Forgotten, & Rotting Alone” (1999), “Tiga Dimensi” (2003), “Di Belakang Garis Musuh” (2016) serta “Dogma Dunia Baru” (2018). Selain itu juga ada album mini (EP) “Feed the Flesh to the Beast” (1997), “In the Name of All Who Suffered and Died” (2013) serta “Re-Abandoned, Forgotten & Rotting Alone” (2019). (mdy/MK01)

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
hazar
Read More

HAZAR: Bukan Sekadar ‘Menghajar Keras’

Menandai pergantian tahun, Hazar letupkan rilisan album debut bertajuk “Minor Dramatic”, yang sarat gaya hardcore dengan irisan metal dan punk.