Siap tempur lagi. Usai masa vakum selama lima tahun, dan dengan formasi baru yang lebih segar, pejuang rock asal Bekasi ini akhirnya melepasliarkan album mini (EP) debutnya yang bertajuk “Resurrection”, hari ini. Di karya kolektifnya tersebut, Circle On Space menyuguhkan komposisi lagu “Confession (Intro)”, “Terdiam Terbiasa” serta tiga lagu yang sudah sering mereka kumandangkan di panggung, yakni “Singa Terpuruk”, “You Foe” dan “Dera”.
Personel sekarang, diperkuat oleh vokalis Ekky Julio Saputra dan gitaris Rizki ‘Metal’ Tri Santoso dari formasi awal, lalu ditambahkan bassis Rayhan Humamuddin, gitaris Ronal Sanjaya serta dramer Rizky ‘Sanom’ Ernanda dari band Ghost Busted yang resmi tergabung pada 2020 lalu.
Kini, dengan adanya penambahan penghuni baru, menjadikan musik dari Circle On Space semakin berwarna. Mereka memutuskan untuk mengubah dan menambah beberapa bagian musik pada setiap lagu mereka. Termasuk versi baru dari “Singa Terpuruk”, lagu rilisan tunggal pertama mereka setelah terbentuk pada 2010 silam. Tema inti dari EP “Resurrection” sendiri menceritakan bagaimana seseorang berproses menghadapi kekecewaan yang dialaminya sehingga dia bisa berdamai dan melewati semuanya.
“Proses pembuatan album mini ini dimulai sejak tahun 2022, dimana kami semua bertujuan untuk mengenalkan kembali Circle On Space, dimana pada prosesnya kami mencoba untuk membawa beberapa sentuhan yang ‘fresh’ dalam materi-materi yang tergabung di dalamnya,” tutur pihak band kepada MUSIKERAS, memulai bahasan EP-nya.
Tantangan yang mereka rasakan saat menjalani proses rekamannya, kali ini, terpusat pada penentuan warna serta karakter suara yang sesuai dengan perkembangan proses pendewasaan para personel Circle On Space. “Proses kreatif yang mungkin cukup sulit kami alami adalah membuat konsep bahwa seluruh lagu yang tercipta di EP ini sebagai satu rangkaian cerita yang saling berkesinambungan. Masing-masing lagu membawa cerita bertahap dari proses kebangkitan (resurrection) karakter di dalamnya.”
Pada lagu “Confession” yang berarti pengakuan, mereka menceritakan tentang seseorang yang mengakui bahwa dirinya hanyalah manusia. Dirinya bisa saja salah dan bisa saja benar, bisa menjadi baik atau pun buruk, bisa memaafkan atau pun tidak. Penjelasan positif dan negatif tersebut diibaratkan dengan antara iblis dan malaikat. Lalu pada “Singa Terpuruk”, menceritakan seluruh tahapan yang dilalui atau deskripsi singkat keseluruhan lagu di EP. Dapat disebut sebagai sinopsis dari EP “Resurrection”.
Lalu di “You Foe”, nuansa keras post-hardcore menjadikan lagu tersebut berisi sebuah ungkapan emosional karakter di dalamnya. Menceritakan tentang karakter yang telah mengetahui siapa musuh sebenarnya dan siap memulai proses untuk bangkit dari keterpurukan. “Dera” adalah sebuah aksi yang telah dilakukan. Alunan dan nuansa Southern-rock dikemas dengan menambahkan ‘patahan’ breakdown untuk memperkuat dinamika cerita dari di lagu ini. Menceritakan aksi yang telah dilakukan karakter untuk bangkit dari keterpurukan meskipun dengan nafas yang mendera dan arus yang tak ada hentinya. Terakhir adalah lagu “Terdiam Terbiasa” yang menjadi menu penutup di EP, menceritakan bahwa karakter di dalamnya kini telah terbiasa dalam menghadapi semua problematika di kehidupannya dan terus mengejar apa yang dituju oleh dirinya.
Khusus di lagu “Confession”, Circle On Space juga mengakui sempat menghadapi masalah teknis yang menantang, saat menjalani rekamannya. Karena di situ, mereka menggabungkan nuansa modern dengan beberapa ambience di dalamnya, dan diiringi oleh paduan suara sebagai vokal latar yang menambah warna dari lagu tersebut.
Dari segi teknis musikalitas keseluruhan, “Resurrection” mengombinasikan paham Southern rock dan post-hardcore di sekujur racikan musiknya. Konsep penggabungan tersebut, menurut pihak band, bertujuan untuk mengingatkan kembali akan Circle On Space era 2012. “Dengan paduan post-hardcore modern sehingga membawa warna musik baru untuk para pendengar nantinya. Kami memadukan ciri khas musik ‘southern rock’ dimana tone jelas yang disajikan dengan dinamika ‘post-hardcore’ di dalamnya.”
Sejak terbentuk, Circle On Space sudah menegaskan jalurnya di kombinasi southern rock dan post-hardcore sebagai poros musiknya. Antara lain terinspirasi dari alunan keras dan campuran clean vocal dari band-band rock/metalcore asal AS seperti Memphis May Fire, Crown The Empire dan Sons of Texas. (mdy/MK01)
.