JUSTIVICE: Boyband Versi Post-Hardcore?

Musik baru dari Bekasi! Justivice, band yang resmi terbentuk di pertengahan 2025 ini telah merilis lagu rekaman debut berjudul “Now You See Me”.
justivice
JUSTIVICE

Justivice sengaja memilih “Now You See Me” sebagai materi gebrakan pertamanya lantaran dianggap cukup mewakili identitas sekaligus jenis musik yang akan mereka kumandangkan ke depannya.

Dengan format unik yang diperkuat dua vokalis dan personel pengiring yang solid, Justivice menawarkan suara yang kuat dan emosional, hasil perpaduan melodi pop/RnB dengan siraman distorsi berkarakter post-hardcore yang menjadikan mereka layak untuk diperhitungkan.

Formula musik yang mereka terapkan di “Now You See Me” merupakan benang merah yang sejak awal mereka sepakati guna memberikan pilihan baru yang segar bagi penikmat musik, khususnya di Indonesia.

Pada sebagian besar proses pembuatan lagunya, Justivice banyak mendapat dukungan ide dan eksekusi dari produser musik mereka, Dwi Sumantri dari DWS Record untuk memperkaya instrumentasi serta komposisi lagu rilisan tunggalnya tersebut.

Kepada MUSIKERAS, band bentukan 17 Juli 2025 yang diperkuat oleh vokalis Ryan Ozie dan Alfath Shaleem, gitaris Nandha Erlangga, dramer Alif Vuga serta bassis Rizqie April ini mengakui, “Now You See Me” telah mengalami banyak perubahan sebelum akhirnya dirilis ke publik.

Mulai dari segi aransemen, notasi vokal, penyesuaian lirik, hingga instrumentasi yang memakan waktu sekitar enam minggu untuk merampungkannya.

Proses peracikan komposisinya dimulai dari menyepakati berbagai referensi musik dari masing-masing personel, lalu menjadikannya benang merah.

“Lalu Nandha (Erlangga) memberikan riff dengan dibantu oleh Dwi Sumantri selaku produser musik, mempertegas melodi serta susunan pada lagu. Setelah dasar musik tercipta, Alif Vuga dan Rizqie April ambil bagian sehingga rhythm section pada lagu ini terasa semakin solid,” tutur mereka mengungkap proses kreatifnya.

Setelah itu, lantas disusul penentuan nada vokal dari Ryan Ozie dan rap dari Alfath Shaleem yang menyempurnakan warna musik dari Justivice. Tidak berhenti di situ, proses kreatif terus berjalan setelah melewati beberapa kali revisi di banyak bagian.

“Sampai pada akhirnya komposisi yang diracik Dwi Sumantri mencapai titik ‘kepuasan’ bagi setiap personel,” imbuh pihak band, yang merekam lagu debutnya itu di DWS Studio, Bekasi.

justivice

Dengan gaya vokal yang smooth dan soulful, dilengkapi rap, harmoni yang kompleks, instrumentasi yang kaya dengan elektronik, serta struktur lagu yang sederhana khas pop menjadikan “Now You See Me” kental akan melodi pop/R&B.

Namun yang membuatnya berbeda, distorsi serta scream di beberapa bagian, plus lirik yang tajam dan emosional menjadikan lagu ini tak lepas dari warna khas post-hardcore.

“Jadi dapat kami deskripsikan bahwa warna musik yang kami ambil adalah kombinasi dari pop/R&B dan post-hardcore. Ide ini didapat atas dasar ‘memberikan opsi lain’ di industri musik Indonesia. Baik skena musik mainstream maupun underground secara sekaligus.”

Dalam pengolahannya, para personel Justivice mengaku banyak terinspirasi dari band-band mancanegara macam Issues, Bad Omens, Sleep Theory, Landmvrks, President dan bahkan grup-grup boyband era 2000-an.

“Selebihnya kami saling menebalkan karakter dari masing-masing personel sehingga output yang keluar menjadi seperti adanya Justivice,” ucap mereka menegaskan.

Sambil memaksimalkan gaung dari lagu “Now You See Me”, Justivice juga menjalani persiapan-persiapan menuju penggarapan album mini (EP), yang bakal dipanaskan lewat rilisan lagu-lagu lepas secara bertahap.

“Progres saat ini adalah workshop untuk ‘mematangkan’ single-single berikutnya, berjalan paralel dengan menganalisa rilisan single pertama sambil menyiapkan semua kebutuhan materi terkait termasuk artwork, stage visual, desain merchandise dan sebagainya.”

Sejak 31 Agustus 2025, video lirik lagu “Now You See Me” sudah bisa ditonton via tautan kanal YouTube ini. (mdy/MK01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
grimlock
Read More

GRIMLOCK: Jubah Baru dalam “Deathbringer”

Usai melepas jubah lamanya, Grimlock lepas “Deathbringer” sebagai penegasan identitas visual baru, plus penegasan karakter musikal yang lebih solid.
threatened
Read More

THREATENED: Kini Lebih Agresif dan Liar

Di lagu rilisan terbarunya, “Nirasa”, Threatened memutuskan merancang ulang identitasnya, termasuk formula musiknya yang kini lebih berat dan gelap.