Browsing Category
Lokal
2205 posts
AZNIG: “Di Jepang, Skena Metal Lebih Terorganisir!”
Salah satunya dimotori oleh musisi asal Indonesia, AZNIG yang berbasis di Tokyo ini telah merilis sebuah album yang menjadi puncak evolusi mereka.
BEAT BRAWLESS: Provokasi Kegelapan dalam Hardcore
Unit hardcore Beat Brawless baru saja merilis album mini (EP) “Shadow Within”, yang memuntahkan pernyataan tentang keresahan dan kemuakan.
CASTRACTION: “Kami Siap Tunjukkan Taring Kembali!”
Enam tahun berlalu, kini Castraction bangkit dari kematian, dengan wajah dan lagu baru serta amunisi album mini (EP) yang siap rilis awal tahun depan.
NO REMAIN: “Skena Hardcore Sangat Luas, Kami Sikat Semua!”
Rilisan terbaru No Remain, sebagai senjata sekaligus peringatan: melawan sistem gagal, rezim binatang dengan semangat hardcore yang mendidih.
MAIVE: ’Bloodshot’ untuk Luapkan Kemarahan
Gebrakan kedua MAIVE, kali ini dilampiaskan lewat “Bloodshot”, sebuah ungkapan luka yang dalam, sebagai pemanasan menuju album mini (EP).
SICKLOOS: “Kami Bukan Metal/Hardcore Klise!”
Lewat “Tirani” yang rilis 7 November 2025 lalu, Sickloos hadir sebagai band yang tak hanya bising dalam suara, tapi juga berani dalam pesan.
MUSIKERAS: DISTORSI GEGAP GEMPITA
Sebuah event musik distorsi yang memprioritaskan suguhan musik rock dan metal yang lebih kekinian digelar oleh MUSIKERAS pada 29 November 2025.
SHVRON: Emo/Post-Hardcore yang Penuh Rasa Sakit
Solois dan penulis lagu, SHVRON telah merilis lagu lepas terbarunya, yang memadukan sisi rapuh dan emosional dengan energi khas emo modern.
LOSERS OF TODAY: Pertemukan Punk Amerika dan Jepang
Band punk rock asal Tangerang, Losers Of Today resmi menandai babak barunya, dengan merilis album mini (EP) terbaru berjudul “Flyleaf”.
BLOOD THE FACE: “Kami Padukan Keindahan dan Kehancuran”
Unit post-hardcore asal Cikarang, Blood The Face kembali lagi dengan peluru terbarunya, sebuah lagu dengan distorsi dan emosi yang menggelegar.
UNDERGROUND TOWER: Eksplorasi Swedish Chainsaw Tone
Di album mini (EP) terbarunya, Underground Tower mengeksplorasi kombinasi elemen beringas, yang membalut komposisi “Dibungkam” dan “Toleransi”.
MASS-49: Ajak Pendengar Rasakan Sakit dan Gelapnya Kematian
Dikobarkan lewat perilisan ulang album “No Longer Human” dalam format piringan hitam, dimana Mass-49 menambahkan lagu bonus “Annihilation”.
MAN SINNER: “Skatepunk Bukan Cuma Soal Kecepatan!”
Usai vakum tiga tahun, Man Sinner menandai kemunculannya lewat “Akhiri Perpecahan”, sambil menyiapkan peluru tunggal terbaru bertajuk “Kembali”.
GALA akan Kolaborasikan Lagu-lagu QUEEN dengan Orkestra di The Grand Rhapsody Rockestra
Konser lagu-lagu Queen tersebut bertema ‘A Luxurious Orchestral Celebration of Queen's Royal Experience’, yang akan dikemas elegan.
MARRYANNE: “Kami Bukan 100% Shoegaze!”
Menyongsong tur akhir tahun yang akan mereka jalani, Marryanne rilis ulang album mini (EP) “Into The Void”, sambil siapkan materi karya berikutnya.