TADRICK AND THE WATER Terapkan Dua Sisi Dekade Rock

Referensi dari kekentalan nafas rock era ’90an yang disaling-silangkan dengan alunan psychedelic rock ’70an menjadi kendaraan utama unit rock asal kawasan Pantura ini dalam berkarir di kancah industri rekaman. Usai menancapkan eksistensi awal lewat album mini (EP) bertajuk “Dreams are Not Fantasy” (2019) serta sebuah single berjudul “Inside of Me” (2020), kini Tadrick and The

Unit Hardcore RIGHTING WRONG Visualisasikan “Tragedi Fantasi”

Di saat cuaca tak menentu, di tengah pandemi, dan juga pasca ditinggalkan salah satu personelnya, Righting Wrong harus kembali memutar otak untuk terus bergerak. Salah satu yang berhasil tereksekusi adalah ide untuk proses pembuatan video klip lagu “Tragedi Fantasi” yang sempat tertunda untuk beberapa waktu.  Berbeda dibanding pengerjaan video klip mereka sebelumnya yang berjudul “Born

NEWFLAG Kibarkan Semangat Hardcore Militansi

Seperti filosofi yang terinspirasi dari semboyan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI RI, yaitu ‘Tan Hana Wighna Tan Sirna’ yang berarti ‘tak ada rintangan yang tak dapat diatasi’, unit hardcore/metal asal pesisir pantai Utara Pekalongan, Jawa Tengah ini merilis single “Militansi”. Sebuah karya rekaman yang mencetuskan semangat pantang menyerah dalam menghadapi keadaan sosial. “Melalui Newflag, kami

Hardcore Gelap RIGHTING WRONG Kembali Meraung

Setelah memecahkan keheningan lewat single “Angkara” yang dipekakkan pada pertengahan Februari lalu, kini unit hardcore asal Kota Batik, Pekalongan ini telah menasbihkan album keduanya, yang diberi titel “Utopis” pada 6 Maret 2020 lalu, via label Samstrong Records. “Angkara” sendiri merupakan ungkapan rasa muak Righting Wrong yang diteriakkan dengan lantang, mengenai sifat ego manusia yang menjadi