12 Lagu Emo/Post-Hardcore Terbaik di Mata DIVIDE

“Keduabelas lagu ini merepresentasikan awal mula kecintaan kami terhadap musik ber-genre keras atau sidestream yang melahirkan keinginan untuk bermusik.” Itu alasan utama unit post-hardcore asal Jakarta, Divide yang diungkapkan kepada MUSIKERAS, dalam memilih 12 lagu dari circlepit emo/post-hardcore di artikel ini. Deretan pilihan yang sangat personal tentunya, bukan pilihan absolut yang berlaku untuk semua orang.

“Samenwerken”, Kolaborasi CLOSE ME CLOSET dengan Empat Vokalis Emo

Kehilangan ujung tombak di lini vokal bukan penghalang bagi unit screamo/post-hardcore asal Jakarta ini untuk terus menajamkan kreativitas bermusiknya. Buah dari tekad mereka untuk terus maju terlampiaskan di “Samenwerken”, sebuah album kolaborasi dimana Close Me Closet menggandeng empat frontman dari empat band pejuang emo berbeda untuk menyumbangkan vokalnya. Di karya rekaman tersebut, empat personel Close

Bereksplorasi dan Berdinamika, Target Baru DIVIDE

“Lagu ini bakal terdengar sangat berbeda apabila dibandingan dengan lagu-lagu kami sebelumnya, bukan hanya karena minimnya scream dan tempo yang relatif pelan, tapi karena di sini kami merasa berhasil mengawinkan dengan baik antara lirik dan juga musik, dimana semestinya pesan dari lagu lebih mudah tersampaikan.” Kalimat dari Divide di atas mengklarifikasi konsep musikal single baru

DIVIDE Rilis Ulang “Titik Dalam Koma”

Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2018 lalu, unit post-hardcore asal Jakarta, Divide merilis ulang “Titik Dalam Koma”, lagu yang sebelumnya pernah dirilis pada 2011 silam. Namun kali ini, formasi terkini Divide yang diperkuat Dhenaldi “Dendenk” Savirio Firmansyah (vokal), Wilfried “Will” Arief Nugroho (bass), Nicko Rahmat Prabowo (dram) dan Pradipta “Dipta” Beawiharta (gitar)

DIVIDE Kembali Menggeliat, Luncurkan Single “Innocence”

Setahun lebih setelah merilis album “Sakunta Sarpa” (2016), unit post-hardcore asal Jakarta, Divide akhirnya kembali menggeliat. Sebuah single fresh bertajuk “Innocence” telah mereka luncurkan, sekaligus memperkenalkan vokalis barunya. Ya, “Innocence” menjadi karya rekaman pertama Divide yang menghadirkan formasi terkini mereka, yakni Dhenaldi “Dendenk” Savirio Firmansyah (vokal), Wilfried “Will” Arief Nugroho (bass), Nicko Rahmat Prabowo (dram)

UNDELAYED Resmi Luncurkan EP “Primordial”

Tepat 23 Februari 2017 lalu, unit metalcore progresif asal Tangerang Selatan, Undelayed akhirnya secara resmi merilis album mini (EP) pertamanya, “Primordial”. Lewat rilisan yang juga diedarkan dalam format fisik cakram padat (CD) tersebut, Undelayed yang dihuni formasi Yanuar Rizky (vokal), Dimas Radityo (gitar), Dzikri Mufidi (gitar), Edrian Sutarya (bass) dan Yudha Erlangga (dram) mengedepankan tema