Browsing Tag
post hardcore
182 posts
KILMS: Rilis Anthem Emo ‘Pedas, Manis’
Usai menggebrak lewat “CONTROL”, formasi baru KILMS kembali meluncurkan karya lagu, yang kental akan ekspresi emo yang emosional.
SICKLOOS: “Kami Bukan Metal/Hardcore Klise!”
Lewat “Tirani” yang rilis 7 November 2025 lalu, Sickloos hadir sebagai band yang tak hanya bising dalam suara, tapi juga berani dalam pesan.
SHVRON: Emo/Post-Hardcore yang Penuh Rasa Sakit
Solois dan penulis lagu, SHVRON telah merilis lagu lepas terbarunya, yang memadukan sisi rapuh dan emosional dengan energi khas emo modern.
BLOOD THE FACE: “Kami Padukan Keindahan dan Kehancuran”
Unit post-hardcore asal Cikarang, Blood The Face kembali lagi dengan peluru terbarunya, sebuah lagu dengan distorsi dan emosi yang menggelegar.
WORTHLESS: Dari Rasa Sakit Menjadi Duka
Dengan formasi terkini, Worthless tunjukkan kematangan dalam meramu karya yang penuh intensitas, lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
JUSTIVICE: Boyband Versi Post-Hardcore?
Musik baru dari Bekasi! Justivice, band yang resmi terbentuk di pertengahan 2025 ini telah merilis lagu rekaman debut berjudul “Now You See Me”.
KHLORINE: Singkap Sisi Gelap Batin di EP “Reda/Sengkala”
Usai perdengarkan “Kala Batas” dan “Silika” pada 17 Januari dan 11 April 2025 lalu, kini Khlorine merangkumnya dalam sebuah album mini (EP).
CLOUDCRY: Tajamkan Keagresifan di “Holy Grail”, yang Emosional
Lagu terbaru, atau rilisan tunggal ketiga Cloudcry telah dirilis, yang merupakan teriakan sunyi para penyintas pelecehan seksual.
ELEEVEN TWENTYTWO: “Kami Terinspirasi ‘Metalcore Perjuangan’!”
Melanjutkan pencapaian positif di rilisan “Rise”, Eleeven Twentytwo kini memperluas jangkauan musiknya ke ranah metalcore awal yang lebih pekat.
HALFWAY TO THE GRAVE: “EP ‘Resurrection’ Simbol Kebangkitan Kami”
Setelah vakum selama delapan tahun untuk mencari jati diri, Halfway to the Grave akhirnya kembali berkoar lewat sebuah album mini (EP) terbaru.
DROP INSIDE: “Kami Terdengar Fresh di Skena Metalcore”
Unit metalcore Drop Inside kembali muntahkan emosi liarnya lewat lagu baru, “Redam Amarah”, yang berkonsep metalcore pemicu adrenalin.
BLOOD THE FACE: Kesedihan dalam Distorsi
Babak baru dalam perjalanan karier Blood the Face ditegaskan lewat “Sorrow”, lagu baru tentang depresi untuk menyongsong album.
TEARS DON’T LIE: Atmosfer Emo dari Kota Batik
Pada 11 Januari 2025 lalu, Tears Don’t Lie resmi melepas karya lagu tunggal debutnya, “Alone” yang merupakan refleksi perjalanan emosional.
THERAPY SESSION: “Formasi ‘Limerence’ Paling Klop.”
Usai melepas lima lagu rilisan tunggal dalam kurun waktu dua tahun belakangan, akhirnya Therapy Session berhasil merilis album penuhnya.
SIDELINE: Heavy tapi Pop, atau Pop tapi Heavy?
Lewat album mini (EP) debutnya yang berjudul “Relapse”, Sideline menyuntikkan kegurihan pop ke dalam komposisi rock yang garang.