Aftercoma Menang ‘Perang’ di AMI Awards 2016

Mendapat pengakuan dari para pelaku industri musik Tanah Air secara lebih luas membuat semangat para personel Aftercoma, band beraliran keras asal Bandung ini terbakar lagi. Di ajang Anugerah Musik Indonesia atau AMI Awards 2016 yang berlangsung di Ecovention Park, Ancol, Jakarta, Rabu, 28 September 2016 lalu, Aftercoma berhasil memenangkan penghargaan kategori “Karya Produksi Metal Terbaik” lewat lagu “Perang” yang termuat di album terbaru mereka, “Against the Sun”. Malam itu, Aftercoma berhasil menaklukkan pesaingnya, yakni Bless The Knights, Dead Vertical, Sunday Sad Story dan The Flins Tone.

“Jujur, ketika kami dapat piala tersebut, rasa semangat kami untuk berkarya seperti di-boost 10 kali lipat! Rasanya seperti dihantam oleh ombak semangat,” cetus para personel Aftercoma, yakni Willy REP (vokal), Avedis Mutter (gitar), Rissa Gunawan (gitar), Dikdik Prasetiadi (bass) dan Bauz Ridwan (dram), saat dihubungi MUSIKERAS.

Selain itu, lanjut mereka, kebanggaan itu menjadi lengkap karena produser mereka juga mendapatkan penghargaan terbaik. “Sungguh tak percaya bercampur senang dan juga terharu ketika kami maju dan mengambil awards tersebut! Rasanya usaha kami yang kami campur aduk dengan hobi dan rasa senang terhadap musik metal ini, dapat mendapat apresiasi dari banyak orang!  Ide demi ide bermunculan kurang dari 48 jam setelah AMI! Hahahaha…. Tunggu kejutan kejutan lain dari kami!”

Tentang album “Against the Sun” sendiri, Aftercoma merilisnya sekitar setahun lalu. Digarap dengan tenang tanpa desakan deadline. Apalagi, personel band ini tinggal di kota yang terpisah sehingga lumayan terkendala masalah jarak dan waktu. Saat proses rekaman, Dikdik, Risa dan Uus ada di Jakarta, semantara Ave dan Willy di Bandung. Bahkan proses rekaman keseluruhan sempat diulang karena kualitas suara yang tidak merata.

“Akhirnya kami memutuskan booking Studio di Bandung selama tujuh hari non stop (untuk rekaman ulang)! Akhirnya album ‘Against the Sun’ selesai dengan hasil rekaman yang maksimal!”

Aftercoma yang telah berdiri kokoh dan menjajal musik metal Tanah Air sejak 2008 merilis “Against the Sun” (Rebelsoul Records) pada September tahun lalu. Memuat lima lagu ‘panas’ bertajuk “I Am What I Am”, “Against The Sun”, “Sanity”, “Born To Win” dan “Perang” yang menghadirkan musisi Arian13 (Seringai), Ebenz (Burgerkill) dan Yukie Martawidjaya.

Lebih jauh tentang Aftercoma, baca wawancara lengkapnya di majalah digital MUSIKERAS, akan diterbitkan pada 15 Oktober 2016 mendatang, dan bisa diunduh (download) secara GRATIS!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
karam
Read More

KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal

Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
danz
Read More

DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?

Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.
jivamaya
Read More

JIVAMAYA: Kisah Nyata di Balik Post-Rock

Pengalaman nyata menuntun Jivamaya untuk meneguhkan niat mewujudkan karya lagu rilisan tunggal debutnya, dan keluar dari zona nyaman.