PISTON Memacu Adrenalin dari Titik Nol

Sepuluh amunisi dalam sebuah album siap ledak bakal dibombardir Piston,  kuartet heavy punk ibukota, dalam waktu dekat. Jika tak ada halangan dirilis akhir tahun atau awal 2017 mendatang. Diberi judul “Titik Nol” dan telah dipicu lebih dulu lewat peluncuran single “Adrenalin” yang berdurasi tiga setengah menit, sejak awal Desember 2017 lalu. “Adrenalin” merupakan nomor dinamis dalam sebuah komposisi gagah pemantik headbang massal dan keriuhan yang singalong-able. Lagu ini bisa diunduh gratis melalui situs Soundcloud dari Sepsis Records.

Kuartet Argi Tendo (vokal, gitar), Aditya Dabs (gitar), Yulio Onta (bass) dan Oza (dram) mengakui sempat mengalami masa pasang surut saat menggarap album “Titik Nol”. Seharusnya sudah dirilis sekitar dua tahun lalu, namun terpaksa tertunda oleh berbagai kondisi dan kendala. Lalu, juga terjadi beberapa perubahan dalam proses kreatif dan musikalitas. Ditambah lagi kesibukan menjajal berbagai kesempatan manggung – mulai dari panggung super mini ber-ampli busuk, hingga festival besar dengan tata cahaya dan tata suara yang megah – sebagai media menempa diri dan pembelajaran.

“Titik Nol” yang rencananya akan diedarkan Sepsis Records dan Lawless Records tersebut pekat akan semburan khas punk rock yang ngebut, namun diperluas lewat selipan-selipan nada heavy metal dan rotasi riff yang sangat hard rock. “(Album) Ini proses rekaman kami yang profesional. Seru juga bisa kerja sama dengan dua label terbaik, Sepsis Records dan Lawless Records,” ulas Yulio kepada MUSIKERAS.

Selain “Adrenalin” yang dianggap memiliki vibe paling mewakili album “Titik Nol” – dimana olahan aransemennya membaurkan hardcore punk dan heavy metal yang menderu kencang – album “Titik Nol” juga menjadi ajang eksperimen yang seru buat para personel Piston. Untuk pertama kalinya mereka membuat sebuah lagu yang berformat instrumental, berjudul “Lagu ‘Jack of All Trades”.

“Itu lagu instrumental yang pertama kami buat,” ungkap Yulio lagi. “Semua band favorit kami punya lagu instrumental: Led Zeppelin, Black Flag, sampai Seringai. Kami berempat juga punya band instrumental favorit masing masing. Secara materi, lagu ini berdurasi paling panjang yang pernah kami tulis. Sangat menantang, karena kami mesti masukin banyak part untuk lagu instrumental ini.”

Sebelum “Titik Nol”, Piston sempat merilis album split bertajuk “Toxic Warriors” bersama unit grindcore asal Bandung, Terapi Urine serta band doom Bali, Jangar, yang diluncurkan pada hajatan Record Store Day 2016 lalu. Di rilisan tersebut, Piston menyertakan lagu “A Challenge to Our Current Understanding”, “Makhluk Suhu Rendah” dan “Babi Buta”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
ioewyrm
Read More

IOEWYRM: Bangkitkan Metalcore Era 2009-2014

Di album mini (EP) “Act 1: From The Past”, IOEWYRM tak hanya bernostalgia, tapi menegaskan misi menghidupkan kembali spirit autentik metalcore.
510
Read More

510: Ide Liar dalam Konflik Spiritual

Layaknya tabir yang tak bisa diterka, 510 selalu memberikan kejutan. Kali ini lagu baru yang semakin eksploratif, sebagai bagian dari amunisi album baru.
superficialist
Read More

SUPERFICIALIST: Konsep Rock yang Tidak Biasa

Menggeliat di era pandemi, superficialist lalu mengalami pergantian formasi hingga akhirnya terbentuk konsep rock unik yang segera terabadikan dalam album.