WARBRINGER Bangkit dengan Formasi dan Album Baru

Mei 2014, masa depan Warbringer sempat berada di ujung tanduk. Band thrash metal asal Los Angeles, AS tersebut mendadak ditinggal dramernya, Carlos Cruz serta gitaris yang turut punya andil melahirkan Warbringer, John Laux. Untunglah, dua personel yang tersisa, vokalis John Kevill dan gitaris Adam Carroll tidak patah semangat. Serpihan semangat dikumpulkan lagi dan mereka berhasil mendapatkan personel pengganti dan bahkan kini telah bersiap merilis album baru.

Dipastikan, band yang pernah manggung di Hammersonic Festival, Jakarta pada 8 Maret 2015 lalu ini, akan meluncurkan album studio kelimanya yang bertajuk “Woe to the Vanquished” via label Napalm Records, 31 Maret 2017 mendatang. John dan Adam mendapat darah segar dari Jesse Sanchez (bass), Chase Becker (gitar) dan Carlos Cruz yang kembali bergabung saat penggarapan album tersebut, plus arahan dari produser Mike Plottnikoff (Fear Factory, In Flames). Penggarapan rekaman dieksekusi di West Valley Studio, Los Angeles.

“Untuk musik di album ini, kami berusaha fokus kembali pada diri sendiri setelah terlalu banyak bereksperimen di album ‘Empires Collapse’,” ulas John Kevill meyakinkan. “Kami memutuskan ingin membuat album dimana (musiknya) lebih tanpa ampun, kasar dan kejam dari awal sampai akhir, namun dengan tetap menjaga rasa melodik serta progresifnya. Hasil akhirnya kami mendapatkan karakter thrash klasik namun juga banyak mengandung unsur metal ekstrim. Secara keseluruhan lebih kencang dan sadis dibanding yang pernah kami buat sebelumnya, juga memuat lagu kami yang paling ambisius, yakni lagu berdurasi 11 menit, (berjudul) ’When The Guns Fell Silent’ sebagai penutup album ini.”

Warbringer terbentuk pada 2004 dan langsung mendapatkan kontrak rekaman dari label Century Media Records empat tahun kemudian, yang dibuka dengan album debut “War Without End”. Album kedua Warbringer, “Waking into Nightmares” yang dirilis pada 19 Mei 2009 berhasil bertengger di peringkat 14 versi Billboard Heatseekers chart. Album selanjutnya adalah “Worlds Torn Asunder” (2011) dan “IV: Empires Collapse” (2013).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
karam
Read More

KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal

Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
danz
Read More

DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?

Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.
jivamaya
Read More

JIVAMAYA: Kisah Nyata di Balik Post-Rock

Pengalaman nyata menuntun Jivamaya untuk meneguhkan niat mewujudkan karya lagu rilisan tunggal debutnya, dan keluar dari zona nyaman.