Dua tahun lebih sejak merilis album “Once More ‘Round the Sun”, kuartet rock bernuansa metal progresif asal Atlanta, AS, Mastodon akhirnya siap menjamu para pemujanya lagi pada akhir Maret 2017 mendatang. Kali ini lewat sebuah album bertajuk “Emperor Of Sand” yang kembali dirilis via Reprise Records.

Lagu pertama yang diperkenalkan dari album ini adalah “Sultan’s Curse” yang sudah bisa dibeli di pasar musik digital, iTunes. Seperti penggarapan “Once More ‘Round The Sun”, penggarapan album yang dieksekusi di The Quarry Recording Studio di Kennesaw, Georgia dan Henson Recording Studios di Los Angeles, AS ini, Mastodon kembali kembali menggandeng produser Brendan O’Brien untuk berkolaborasi. Brendan sendiri pertama kali menangani rekaman Mastodon di album “Crack the Skye” (2009).
“Kami merefleksikan keabadian,” ujar bassis/vokalis Troy Sanders, mengenai album baru Mastodon. “Kesimpulannya, album ini merangkum keseluruhan diskografi kami. (Jadi) Proses pembuatannya selama 17 tahan, tapi juga memiliki reaksi langsung dari apa yang terjadi selama dua tahun terakhir. Kami cenderung menggambarkan inspirasi dari hal-hal yang terjadi dalam kehidupan kami.”
Selain dikemas dalam format digital serta cakram padat (CD) standar, “Emperor of Sand” juga akan dijual dalam format dua keping piringan hitam (vinyl) 180g.
Untuk mempromosikan “Emperor of Sand”, mulai April mendatang, Brann Dailor (dram/bass/vokal), Brent Hinds (gitar/vokal), Bill Kelliher (gitar) dan Troy Sanders akan menjalani serangkaian tur bersama band Eagles of Death Metal dan Russian Circles.
Mastodon yang terbentuk pada awal 2000an sejauh ini sudah merilis enam album studio, di antaranya “Leviathan” yang didaulat oleh majalah Revolver, Kerrang! dan Terrorizer sebagai “Album of the Year in 2004” dan album “Blood Mountain” (2006) yang berhasil masuk nominasi “Best Metal Performance” di ajang Grammy Awards 2007. Pada penyelenggaraan Grammy Awards 2012, Mastodon kembali masuk nominasi, kali ini untuk kategori “Best Hard Rock/Metal Performance” lewat lagu “Curl of the Burl” yang termuat di album “The Hunter” (2012).
Kredit foto: Jimmy Hubbard