BULLET FOR MY VALENTINE Rayakan 10 Tahun “The Poison”

Copyright Tom Barnes e-mail for usage misc@tombarnes.co www.tombarnes.co

Sebelum merilis album terbarunya pada akhir tahun ini, Bullet For My Valentine bakal meluncurkan rilisan pemanasan berupa video rekaman konser mereka selama dua malam di O2 Brixton Academy, Inggris yang berlangsung pada 9 dan 10 Desember 2016 lalu.

Di konser tersebut, Bullet For My Valentine menggetarkan panggung lewat lagu-lagu terbaiknya, plus seluruh materi dari album debutnya, “The Poison” sebagai perayaan 10 tahun perilisannya. Live Here Now merekam konser tersebut dan merilisnya dengan judul “Live From Brixton: Chapter Two” pada 28 Juli 2017 mendatang, dalam format cakram padat (CD), DVD serta Blu-ray. Sementara khusus segmen “Night Two: Performing The Poison”, juga bakal diedarkan dalam format piringan hitam (vinyl).

Di video di bawah ini, Bullet For My Valentine yang diperkuat formasi Matthew “Matt” Tuck (vokal/gitar), Michael “Padge” Paget (gitar), Jamie Mathias (bass/vokal) dan dramer sementara, Jason Bowld membawakan lagu “Her Voices Resides”, salah satu lagu pembuka dari album “The Poison”.

“Lagu tersebut adalah soundtrack pembuka karir kami,” cetus Matt Tuck. “Memainkan bagian intro dan masuk ke lagu ‘Her Voice Resides’, sungguh sangat menyemangati kami. Kami belum pernah memainkannya sejak 2006 atau 2007. Mendengar intronya dimainkan di PA system dan penonton yang berteriak di belakangnya menjadi momen yang membuat kami merinding.”

Saat ini, Bullet For My Valentine tengah merampungkan materi album studio keenamnya, yang bakal dirilis via label Search And Destroy, yang merupakan bagian dari perusahaan rekaman Spinefarm Records. Pada November 2016 lalu, pihak band telah meluncurkan single pembuka untuk memanaskan mesin distorsinya bertajuk “Don’t Need You”. Video promo single tersebut dieksekusi oleh Ville Juurikkala, sutradara yang di antaranya pernah menggarap video promo untuk Nightwish, Amorphis, HIM dan Apocalyptica.

Bullet for My Valentine yang dibentuk di Bridgend, Wales pada 1998 silam ini mendapatkan atensi internasional pertamanya setelah merilis album kedua, “Scream Aim Fire” pada 29 Januari 2008. Album yang memuat  hit “Scream Aim Fire”, “Hearts Burst into Fire” dan “Waking the Demon” tersebut berhasil menembus peringkat keempat terlaris di Amerika Serikat versi Billboard 200. Dua tahun kemudian merilis “Fever”, album yang bahkan mencetak prestasi lebih fantastis, naik satu peringkat ke posisi tiga di chart yang sama. Dari keseluruhan albumnya, yakni “The Poison” (2005), “Scream Aim Fire” (2008), “Fever” (2010), “Temper Temper” (2013) dan “Venom”, band yang telah dua kali menggelar konser di Jakarta ini telah mencetak angka penjualan sebesar lebih dari satu juta keping di seluruh dunia. Saat menggarap “Venom”, Bullet For My Valentine merekrut bassis baru, Jamie Mathias yang menggantikan Jason James, dan juga merupakan album terakhir di bawah payung RCA Records.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
dottland
Read More

DOTTLAND: Bukan D-Beat / Crust Punk yang Pakem

Unit d-beat crust punk Dottland (atau ditulis Döttland) akhirnya merilis album debutnya, “Negara Mati” sebagai ungkapan jujur dalam melihat realita saat ini.