Dua bersaudara, Max dan Igor Cavalera yang tergabung dalam proyek Cavalera Conspiracy telah mengumumkan mulai masuk studio untuk merekam materi album terbarunya, atau yang keempat, di Phoenix, Arizona, bersama produser Arthur Rizk. Rencananya, albumnya sendiri bakal dirilis pada musim gugur mendatang via Napalm Records.
Max mengatakan, konsep album terbaru nanti bakal lebih mengerikan. “Kami mencoba membuat album terbaik dibanding sebelumnya. Kami akan mencoba menghapus segalanya (yang pernah kami lakukan sebelumnya) dan membuat album yang keren, in-your-face great record.”
Album Cavalera Conspiracy sebelumnya, “Pandemonium” dirilis pada 4 November 2014 silam, berhasil terjual sebanyak 2600 keping di Amerika Serikat. Dua album sebelumnya adalah “Inflikted” (2008) dan “Blunt Force Trauma” (2011).
Tahun lalu, Max dan Igor menggelar tur khusus dengan membawakan album “Roots” sealbum penuh. “Roots” adalah salah satu album tersukses Sepultura, band yang mereka bentuk pada 1984 dan telah membesarkan nama mereka ke kancah metal dunia. Max mengundurkan diri dari Sepultura pada 1996, dan lantas mengibarkan band baru bernama Soulfly setahun kemudian. Igor sendiri hengkang dari Sepultura pada 2006 dan kemudian berkolaborasi dengan Max dalam formasi Cavalera Conspiracy pada 2007. Selain Max dan Igor, Cavalera Conspiracy juga dihuni Marc Rizzo, gitaris yang juga memperkuat Soulfly. (MK03)
.