Kisah Peperangan ABONATION dalam Gempuran New School Death Metal

Akhirnya, unit death metal asal Bekasi, Abonation berhasil merampungkan penggarapan album debutnya, “The Mortal World and Gallery End of Era” sejak terbentuk pada 2009 silam. Karya rekaman tersebut telah diedarkan oleh label independen lokal Rottrevore Records sejak 19 Juni 2017 lalu, yang menggempur lewat delapan komposisi cadas, termasuk “Desolation of Anger”, single yang pernah digelindingkan via Eastbreath Records (Indonesia) pada 2016 lalu.

Tri Nugroho (vokal), Arifsaraf (gitar), Satrio Yudo (gitar), Febri “Ebi” Hidayat (bass) dan Kevin Irwan (dram) yang kini mengawal Abonation mulai menggarap “The Mortal World and Gallery End of Era” sejak akhir 2015 lalu, yang sempat diselingi dengan pelemparan single “Desolation of Anger”. Seluruh proses penggarapan rekaman dieksekusi di Aphace Studio di Bekasi.

Paham death metal menjadi pusat eksplorasi Abonation di album ini, berbasis pada pengaruh-pengaruh dari Behemoth, Fleshgod Apocalypse hingga Spawn Of Posession, namun dengan pendekatan yang sedikit berbeda. Menurut uraian pihak band kepada MUSIKERAS, mereka memadukannya dengan isian-isian khas diminish klasik di dalamnya. “Tidak terlalu rumit, yang penting enak didengar oleh para pecinta musik deathmetal, dan kami memaknai konsep bermusik kami sebagai new school death metal!”

Dengan gemuruh riff-riff gahar yang diantarkan lewat deru blastbeat yang beringas, Abonation meneriakkan lirik-lirik yang terinspirasi dari beberapa hadist di album ini, yang menceritakan tentang peperangan yang ada hingga nanti di akhir penghujung jaman. “Dari segi bahasa kami menuliskan dalam dua bahasa yaitu Indonesia dan Inggris di album ini.”

Abonation mulai terbentuk pada pertengahan 2009 silam di Kota Cikarang,  Bekasi. Diawali oleh formasi Diko Fayumi (dram), Adulah Dosa (vokal), Arifsaraf Hidayat (gitar), Ricky Maliki (gitar) dan Ebi (bass). Tapi sepanjang perjalanan gerilyanya, pergantian personel kerap terjadi. Adulah Dosa keluar digantikan oleh Tri Nugroho, lalu Ebi juga sempat hengkang pada 2012 (sempat digantikan oleh Januaryo Hardi dari Perperted Dexterity), namun bergabung lagi tahun lalu. Ricky Maliki juga kini digantikan oleh additional player Satrio Yudo (Otoriter). Posisi dram, sebelum dihuni Kevin Irwan, sempat pula terjadi beberapa kali proses pergantian.

Nama ‘Abonation’ sendiri diambil dari gabungan dua kata, yakni “abo” (Aborigin) dan ‘nation’ yang berarti bangsa. Aborigin merupakan nama suku asli di Australia yang kini tersisih oleh dominasi Barat yang menguasai roda pemerintahan dan ekonomi di Australia. Gabungan ‘abo’ dan ‘nation’ lantas difilosofikan sebagai ‘bangsa yang terasingkan dari kampung halamannya sendiri’.  (MK01)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
karam
Read More

KARAM: Kepekatan Black dan Doom Metal

Sebelum menuju album, sejauh ini Karam telah memperdengarkan dua lagu rilisan tunggal. Termasuk yang terbaru, “Rekah” yang diformulasikan lebih gelap.
danz
Read More

DANZ: Trio Nekat Pindah Sekte?

Personel ADA Band, Lyla dan Govinda menyatu dalam formasi DANZ, yang menggeber formula modern rock yang lebih gelap, agresif serta eksploratif.
jivamaya
Read More

JIVAMAYA: Kisah Nyata di Balik Post-Rock

Pengalaman nyata menuntun Jivamaya untuk meneguhkan niat mewujudkan karya lagu rilisan tunggal debutnya, dan keluar dari zona nyaman.