Tahun Ini Dirilis Ulang, Dua Album Terbaik SEPULTURA

Dua album paling bersejarah dan berbahaya dalam perjalanan karir unit metal legendaris asal Brasil, Sepultura, yakni “Chaos A.D.” (1993) dan “Roots” (1996) akan dirilis ulang oleh label Rhino Records. Disamping album sebelumnya, “Arise” (1991), kedua album itulah yang berhasil melesatkan Sepultura ke kancah permetalan dunia, menerobos dominasi industri musik Amerika Serikat, mendulang penjualan jutaan album dan menggiring mereka ke panggung tur di berbagai belahan dunia. 

Kedua karya rekaman yang masing-masing awalnya dirilis di bawah payung Roadrunner Records tersebut, akan dikemas dalam format cakram padat ganda (CD) dan piringan hitam (vinyl) dengan kualitas suara yang telah dipoles ulang (remastered). “Chaos A.D.” (1993) dan “Roots” sendiri memperlihatkan puncak kreativitas dari formasi klasik Sepultura, yakni Max Cavalera (vokal/gitar), Igor Cavalera (dram), Paulo Jr. (bass) dan Andreas Kisser (gitar).

Mereka berhasil merenggangkan konsep musik Sepultura di “Chaos A.D.” yang tadinya berbasis thrash metal dengan berbagai imbuhan elemen lain. Lebih mengedepan groove ketimbang kecepatan di lagu “Refuse/Resist”, dan banyak menerapkan tuning gitar yang diturunkan ke standar D. Bahkan di lagu “Kaiowas”, tuning gitar diturunkan hingga ke drop C#. Dan di samping itu, ritmik Latin khas Brasil juga semkain kental di album ini. Di versi remastered bertajuk “Chaos A.D.: Expanded Edition”, disertakan pula 17 trek bonus, di antaranya memuat versi live lagu “Propaganda”, “Slave New World”, “Kaiowa”, Clenched Fist”, “Teritory” serta lagu cover milik Black Sabbath, “Symptom Of The Universe”.

Melebihi “Chaos A.D.”, konsep musik yang diterapkan di “Roots” bahkan jauh lebih mendebarkan. Di album yang digarap di Malibu, California pada Oktober hingga Desember 1995 silam tersebut menegedepankan aransemen yang melintasi berbagai tekstur sub-genre, menyuntikkan unsur groove metal, nu metal, death metal, thrash metal hingga alternative metal. Dan di lagu “Lookaway”, mereka menghadirkan musisi tamu yang luar biasa, yakni Jonathan Davis (Korn), DJ Lethal (Limp Bizkit) dan Mike Patton (Faith No More/Mr. Bungle).

Sama halnya versi baru “Chaos A.D.”, di kemasan “Roots: Expanded Edition” juga disertakan 17 trek bonus. Di antaranya ada versi demo lagu “Dusted” dan “Roots Bloody Roots”, versi instrumental lagu “Dictatorshit” dan “Cutthroat” serta versi live “Attitude” yang direkam dari panggung Ozzfest.

“Chaos A.D.: Expanded Edition” dan “Roots: Expanded Edition” masing-masing bakal mulai diedarkan pada 6 Oktober dan 3 November 2017 mendatang.

Sepultura dibentuk oleh dua bersaudara, Max dan Igor Cavalera pada 1984 silam. Namun masing-masing hengkang dari band tersebut pada 1996 dan 2006, dan kini telah digantikan oleh Derrick Green dan Eloy Casagrande. Sepultura mencapai era keemasannya saat merilis album “Arise”, “Chaos A.D.” dan “Roots” yang secara keseluruhan telah terjual sebanyak lebih dari 20 juta keping di seluruh dunia. Formasi terbaik Sepultura, yakni Max, Andreas, Paulo, dan Igor pernah menggelar konser di Stadion Lebak Bulus, Jakarta pada 8 Juli 1992 dan di Stadion Tambaksari, Surabaya pada 11 Juli 1992 silam. (MK03)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
no8
Read More

NO8: Nadin Amizah Versi Modern Metal?

Fenomena band atau solois rock berkedok dan merahasiakan identitas aslinya mulai menjalar ke Indonesia. Salah satunya diadopsi NO8 yang berasal dari Bandung.