THE SIDHARTAS Hadapi Dunia dengan “Syalala”

Walaupun album debutnya telah dirilis sejak pertengahan Januari 2016 lalu, The Sidhartas rupanya belum berhenti mengeksekusi kegiatan promosinya. Pada 30 Juli 2017 lalu, band punk yang dimotori penggebuk dram Slank, Bimo Setiawan Almachzumi – atau yang lebih dikenal dengan sapaan Bimbim – telah meluncurkan video klip untuk single mereka yang bertajuk “Syalala”.

The Sidhartas sendiri merupakan proyek sampingan Bimbim di luar Slank. Ia menggaet adiknya, Massto (PopOut/Kidnap) untuk mengisi posisi dram serta dua keponakannya, yakni Awa SanDiogo (gitar) serta Firas Rachun (bass). Namun berbeda dibanding tugasnya di Slank, Bimbim kali ini tidak berada di balik dram, melainkan menjadi frontman, sebagai vokalis sekaligus gitaris. Nama The Sidhartas sendiri dipakai sebagai bentuk penghormatan kepada Sidharta Manghoeroedin, ayah Bimbim dan Massto, atau kakek dari Awa dan Firas.

Lirik lagu “Syalala” berisi tentang petuah seorang paman kepada keponakannya dalam menjalani hidup. Dengan bahasanya, sang paman menceritakan bahwa tidak mudah untuk meraih keinginan, dan bagaimana menikmati perjalanan hidup. Di panggung, Bimbim selalu mengawali lagu ini dengan kalimat, “Apapun yang terjadi nak, hadapi dunia dengan Syalala”.

Penggarapan video “Syalala” dipercayakan pada sutradara, yang juga merupakan komika terkemuka, Adjisdoaibu. Sebelumnya, Adjisdoaibu pernah pula menggarap video klip Slank yang berjudul “Halal”. Ia menafsirkan lagu ini dalam bentuk video yang simple dan menggambarkan bagaimana kita harus berjalan maju untuk mencapai tujuan, dengan kejutan di bagian akhirnya.

The Sidhartas terbentuk pada 2014, dan pertama kali muncul di depan publik saat merilis video live bertajuk “PUNK!” pada Juli 2015. The sidhartas juga pernah tampil di panggung megah Soundrenaline 2015 yang berlangsung pada September 2015 di Bali.

Saat ini, The Sidhartas tengah menjalani proses penggarapan materi album kedua. Menurut Massto yang dihubungi MUSIKERAS, sudah ada 11 lagu yang telah selesai direkam. “Tempo lagu-lagunya lebih cepat (dibanding album pertama). Tapi rencananya baru mau dirilis tahun depan,” ungkapnya memberi bocoran. (MK02)

.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts
der jager
Read More

DER JAGER: Lestarikan Heavy Metal

Sembilan komposisi lagu energik yang raw, agresif dan oldschool diberondongkan Der Jager lewat sebuah album baru bertajuk “..In Which Evil Dwells”.
darraq
Read More

DARRAQ: Menabrak Batas Konvensional

Di album mini (EP) debutnya, “Of Human Nature”, Darraq menerapkan banyak warna. Ada elemen black metal, doom metal, doom stoner, groove hingga speed metal.
revelish
Read More

REVELISH: Eksplorasi Awal di Metal Modern

Lagu rekaman debut “Falsehood Progression” disuarakan Revelish sebagai penyaluran kemarahan kolektif dalam geberan komposisi metal yang kekinian.
killer of gods
Read More

KILLER OF GODS: Tusukan Kebrutalan Demagogi

Album brutal death metal yang mengangkat kritik atas demagogi dan ketimpangan sosial disemburkan Killer Of Gods lewat sembilan amunisi lagu beringas.